News
·
14 Januari 2021 19:57

3 Kapal SAR Serahkan 16 Kantong Jenazah dan 2 Kantong Serpihan Sriwijaya Air

Konten ini diproduksi oleh kumparan
3 Kapal SAR Serahkan 16 Kantong Jenazah dan 2 Kantong Serpihan Sriwijaya Air (244088)
Sejumlah tas berisi bagian tubuh korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182, di pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Kamis (14/1). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS
Tiga kapal yang tergabung dalam operasi SAR Sriwijaya Air SJ 182 membawa hasil temuan dari lokasi jatuhnya pesawat ke posko evakuasi di JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ketiganya datang pada Kamis (14/1) sore secara bergantian.
ADVERTISEMENT
Ketiga kapal tersebut ialah kapal Bakamla, RIB Basarnas, dan KRI Tjiptadi. Mereka berurutan menyerahkan hasil temuannya ke Basarnas.
Kapal pertama yang datang ialah milik Bakamla. Kapal itu mengangkut dua kantong yang terdiri dari satu kantong berisi serpihan pesawat dan satu lainnya berisi barang milik korban.
3 Kapal SAR Serahkan 16 Kantong Jenazah dan 2 Kantong Serpihan Sriwijaya Air (244089)
Sejumlah tas berisi bagian tubuh korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182, di pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Kamis (14/1). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS
"Tambahan ada jurnal atau buku untuk selanjutnya diproses lebih lanjut oleh Basarnas," kata nahkoda Bakamla RI Kolonel Denny di JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/1).
Kemudian tiba RIB milik Basarnas. Tim SAR di kapal menyerahkan 16 kantong jenazah yang berisi bagian tubuh korban. Temuan itu kemudian diperiksa oleh tim DVI Polri.
Sedangkan KRI Tjiptadi datang terakhir. Kapal perang milik TNI AL itu menyerahkan dua kantong yang terdiri dari satu kantong serpihan pesawat dan satu kantong berisi perlengkapan korban.
ADVERTISEMENT
"Kami serahkan hasil pencarian tim gabungan penyelam TNI AL, dua kantong," kata Komandan KRI Tjiptadi Letkol Laut (P) Ricky Intriadi.
Direktur Operasional Basarnas Brigjen (Mar) Rasman mengapresiasi seluruh hasil temuan tersebut. Ia mengatakan KRI Tjiptadi menjadi unsur SAR terakhir yang menyerahkan hasil temuan dari lokasi jatuhnya pesawat pada hari keenam.
"Tidak ada lagi unsur yang menyerahkan temuan-temuan, mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini semua membawa kebaikan," kata Rasman.