4 Ekor Bayi Harimau Sumatera Lahir di Suaka Margasatwa Inggris

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Empat anak harimau Sumatera yang baru lahir di Howletts Wild Animal Park Inggris. Foto: Instagram/ @howlettspark
zoom-in-whitePerbesar
Empat anak harimau Sumatera yang baru lahir di Howletts Wild Animal Park Inggris. Foto: Instagram/ @howlettspark

Kabar gembira bagi dunia fauna asli Indonesia. Empat ekor bayi harimau Sumatera lahir di Howletts Wild Animal Park, Inggris.

Howletts Wild Animal Park adalah suaka margasatwa dan lembaga konservasi seluas 90 ekar di Kent, Inggris, yang didirikan oleh John Aspinall. Dikelola oleh The Aspinall Foundation, tempat ini menjadi rumah bagi ratusan hewan langka, seperti gajah Afrika dan harimau Sumatera.

Kelahiran mereka menjadi penting sebab harimau Sumatera sudah tergolong hewan sangat terancam punah.

Empat anak harimau Sumatera yang baru lahir di Howletts Wild Animal Park Inggris. Foto: Instagram/ @republikindonesia

"Empat ekor bayi harimau Sumatera yang berstatus sangat terancam punah (critically endangered) lahir di Howletts Wild Animal Park, Inggris," demikian keterangan unggahan Instagram @republikindonesia, dikutip Selasa (26/5).

"Kelahiran keempat bayi ini menjadi pencapaian penting bagi pembiakan harimau Sumatera," tulisnya.

Keempat bayi harimau sumatera ini lahir tepatnya pada 9 April 2026 dari induk betina bernama Tipah (7 tahun) dan pejantan bernama Nakal (12 tahun).

Sejumlah anak harimau Sumatera yang baru lahir di Howletts Wild Animal Park Inggris. Foto: Instagram/ @republikindonesia

Saat ini, jumlah harimau Sumatera diperkirakan hanya tersisa sekitar 400–600 individu di alam liar. Tidak ada populasi liar di luar Sumatera, sehingga seluruh keberadaannya benar-benar bergantung pada pulau tersebut.

Status konservasinya juga sangat serius. Diklasifikasikan sebagai Critically Endangered (Kritis) oleh badan konservasi alam internasional, IUCN (International Union for Conservation of Nature).

Artinya, spesies ini berada satu langkah lagi dari kepunahan di alam liar