600 Drum Air Zamzam di Masjid Nabawi Kembali Hadir, Terapkan Jaga Jarak
·waktu baca 2 menit

Setelah nyaris dua tahun ditarik akibat pandemi corona, drum-drum dispenser air Zamzam kembali dipasang di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.
Jumlah yang dipasang sebanyak 600 unit, menyesuaikan dengan jumlah jemaah yang masih dibatasi.
Pemasangan kembali drum air Zamzam di masjid suci kedua setelah Masjidil Haram itu, dengan menerapkan protokol pencegahan pandemi dan sesuai prokes yang ditetapkan. Misalnya, drum dispenser itu dipasang dengan menerapkan jaga jarak (physical distancing).
Sebelum pandemi, drum itu diletakkan berdempetan beberapa unit, biasanya 6 unit, pada satu titik. Hal ini tak jarang memicu antrean atau kerumunan jemaah yang hendak mengambil air suci yang diberkahi tersebut.
Namun, kini drum diletakkan berjauhan. Satu titik ada 3 unit. Tiap satu unit drum dipisahkan jarak minimal satu meter. Dengan demikian diharapkan jaga jarak yang merupakan prokes pandemi, bisa dilaksanakan.
Kepresidenan Umum Urusan Masjid Nabawi di websitenya, Selasa (15/9/2021), menjelaskan bahwa jumlah kontainer atau wadah air Zamzam yang dipasang kembali sebanyak 600 unit. Ratusan kontainer itu diisi air Zamzam sepanjang waktu.
Saat ini, lebih 30 ribu ton air Zamzam dikonsumsi di Masjid Nabawi setiap hari. Juga disediakan 600 ribu gelas minum. Belum lagi 100 ribu air Zamzam botolan yang didistribusikan/hari.
Drum dispenser air Zamzam di Masjid Nabawi didesain khusus. Drum itu tidak bisa dibuka oleh sembarang orang, hanya operator yang bisa membukanya. Hal ini untuk menjaga higienitasnya.
Pengisian air Zamzam juga dilakukan oleh mesin pintar sehingga tidak tumpah setetes pun. Air Zamzam ini merupakan kiriman dari Makkah -- 450 km dari Madinah -- tempat sumur Zamzam berada.
Masjid Nabawi menarik drum dispenser air Zamzam dan fasilitas publik lainnya begitu pandemi menghantam. Bahkan masjid pun sempat tutup berbulan-bulan.
Saat ini, pelonggaran telah diterapkan di Masjid Nabawi seiring dengan vaksinasi yang gencar dan stabilitas kasus corona.
Untuk memasuki Masjid Nabawi, jemaah harus mendaftar terlebih dulu lewat aplikasi Tawakkalna.
Hanya mereka pada usia tertentu dan yang telah divaksin yang akan mendapatkan izin beribadah di masjid yang juga terdapat makam Nabi Muhammad SAW tersebut.
