65 Orang Diduga Tewas pada Kebakaran Apartemen London

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kebakaran di London (Foto: REUTERS/Neil Hall)
zoom-in-whitePerbesar
Kebakaran di London (Foto: REUTERS/Neil Hall)

Sedikitnya 65 orang masih hilang atau diduga tewas dalam kebakaran apartemen di London pada Rabu lalu. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mencari tahu penyebab kebakaran tersebut.

Diberitakan Reuters yang mengutip koran The Sun, Kamis (15/6), total korban tewas yang telah dikonfirmasi adalah 17 orang, puluhan lainnya masih belum ditemukan.

Kepolisian Inggris sendiri terlihat ragu saat ditanya apakah korban tewas bisa tembus angka 100 orang. "Saya berharap korban tewas tidak mencapai tiga kali lipat," kata komandan polisi London, Stuart Cundy.

[Baca juga: Mengungkap Misteri Penyebab Kebakaran Hebat di Apartemen London]

Kebakaran di London (Foto: REUTERS/Neil Hall)
zoom-in-whitePerbesar
Kebakaran di London (Foto: REUTERS/Neil Hall)

Kebakaran di bangunan apartemen 24 lantai Grenfell Tower di North Kensington, London, terjadi pada Rabu dini hari lalu. Apartemen itu terbakar dengan sangat cepat, memicu kecurigaan pihak pengelola tidak menggunakan material tahan api untuk cladding atau pelapis dinding.

[Baca juga: Bantuan Berlimpah bagi Korban Kebakaran, Masjid London Kewalahan]

Perdana Menteri Theresa May pada Kamis (15/6) memerintahkan penyelidikan yang transparan terkait kebakaran tersebut.

Asap sisa kebakaran masih mengepul dari bangunan Grenfell Tower yang menghitam. Saat ini anjing pelacak dikerahkan ke dalam bangunan untuk mencari para korban.