9 Korban Luka Ledakan Bom Gereja Katedral Makassar Dirawat di 3 Rumah Sakit

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Garis polisi terpasang di lokasi dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3). Foto: Stringer/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Garis polisi terpasang di lokasi dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3). Foto: Stringer/REUTERS

Sebuah bom meledak di Gereja Katedral Makassar, Sulsel, pada Minggu (28/3) sekitar pukul 10.30 WITA. Akibat kejadian tersebut, sejumlah orang mengalami luka. Polisi memastikan pelaku bom tewas.

"Sementara data awal satu korban yang dipastikan pelaku bom. Sembilan masyarakat, 5 petugas gereja dan 4 jemaah dalam perawatan," ujar Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam di lokasi, Minggu (28/3).

Ia menambahkan, sebanyak sembilan korban luka-luka akibat insiden ini dirawat di tiga rumah sakit. "Stelamaris sama Pelamonia dan Bhayangkara, jumlahnya saat ini sembilan," tambahnya.

Meski begitu, ia tak merinci kondisi korban luka-luka tersebut.

Ia menegaskan, pihaknya masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti dengan Densus 88.

kumparan post embed

Merdisyam mengatakan, ledakan itu terjadi saat jemaah melakukan Misa Palma, rangkaian kegiatan paskah.

"Tepat pukul 10.30 WITA jadwal misa selesai, jemaah keluar di jalan ada satu motor mau masuk ke dalam parkir sempat ditahan petugas gereja. Saat itu terjadi ledakan," paparnya.

Akibat ledakan tersebut, aktivitas ibadah di gereja tersebut diberhentikan. Pihak kepolisian masih berkoordinasi untuk melakukan pengamanan.