9 Orang ini Ditipu Dijanjikan Jadi Anggota Satpol PP DKI: Tiap Hari Patroli

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Korban penipuan rekrutmen Satpol PP di Jakarta. Foto: Instagram.com/satpolpp.dki/
zoom-in-whitePerbesar
Korban penipuan rekrutmen Satpol PP di Jakarta. Foto: Instagram.com/satpolpp.dki/

Satpol PP DKI mengamankan 2 pelaku penipuan di Bekasi yang menjanjikan 9 orang jadi anggota Satpol PP DKI, Senin (26/7). Mereka meminta sejumlah uang pada korban.

Kasatpol PP DKI Arifin mengatakan, modus yang dilakukan 2 pelaku yakni dengan membuat kontrak kerja seakan berasal dari Satpol PP DKI. Namun setelah dicek, surat tersebut tak pernah dikeluarkan Satpol PP DKI.

“Ada indikasi penipuan rekrutmen PJLP (Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan) di mana mereka ini sudah direkrut kemudian mereka ini dipekerjakan sejak bulan Mei sampai dengan sekarang dipekerjakan,” kata Arifin di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (27/7).

embed from external kumparan

Arifin menuturkan, kasus itu baru terungkap setelah salah satu korban melaporkan itu ke pihaknya. Dari hasil penyelidikan, pelaku berinisial YF membuka perekrutan seolah berasal dari Satpol PP DKI dan membuat kontrak kerja yang mencaplok Kasatpol PP DKI.

Arifin menambahkan, setelah direkrut 9 korban dimintai sejumlah uang. Parahnya mereka melakukan apel di pinggir jalan dan berpatroli seolah-olah menjadi anggota Satpol PP resmi.

“Di situ muncul kecurigaan. Kemudian juga ada merasa kok tugasnya nggak pernah tahu di mana. Mereka hanya tahu perintah melalui YF yakni berpatroli di Jakarta Timur, mereka apel di jalan. Berpatroli menggunakan kendaraan masing-masing, mereka berpatroli melakukan pengawasan PPKM dan sebagainya seperti seolah anggota Satpol PP yang sebenarnya,” ujar Arifin.

Untuk mengungkap kasus itu lebih terang, kata Arifin, pihaknya menyerahkan 2 pelaku yang salah satunya berinisial YF ke Polda Metro Jaya. Arifin belum menyebut inisial pelaku lainnya.

“Hari ini juga semua peristiwa kita limpahkan ke kepolisian,” tandasnya.

instagram embed