Abdul Mu'ti: Kehadiran Dr. Sriyatin di Sidang Isbat Tak Wakili Muhammadiyah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof Abdul Mu'ti. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof Abdul Mu'ti. Foto: Dok. Istimewa

PP Muhammadiyah menyatakan tak menerima undangan sidang isbat penentuan 1 Ramadhan pada Jumat (1/4) dari Kemenag. Namun, Kemenag membantah dan menyebut Muhammadiyah diwakili oleh Dr. Sriyatin.

Merespons itu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof Abdul Mu'ti, menyebut kehadiran Dr. Sriyatin tidak mewakili PP Muhammadiyah karena tidak membawa surat tugas.

"Prosedur di Muhammadiyah, untuk tertib organisasi, semua yang mewakili PP Muhammadiyah di forum resmi harus membawa Surat Tugas resmi dari PP Muhammadiyah/Majelis sesuai Surat Undangan," ucap Abdul Mu'ti kepada kumparan, Minggu (3/4).

"Karena tidak ada undangan dan tidak ada Surat Tugas, keikursertaan Dr. Sriyatin tidak mewakili dan tidak merupakan representasi resmi PP Muhammadiyah."

- Abdul Mu'ti

Penjelasan posisi bulan pada 11 Mei 2021 saat sidang isbat 1 Syawal 1442 H. Foto: Youtube/Kemenag RI
Gambar Dr Sriyatin tampil di layar sidang isbat penentuan awal Ramadhan, Jumat (1/5/2022). Foto: Kemenag RI

Mu'ti sudah mengecek memang tidak ada surat dari Kemenag kepada PP Muhammadiyah dan kepada Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah untuk menghadiri Sidang Isbat.

Mu'ti justru mendapatkan informasi adanya surat Kemenag kepada Kepala Pengadilan Agama Palangka Raya, Kalimantan Tengah, tanggal 21 Maret agar menugaskan Dr. Sriyatin untuk menghadiri Sidang Isbat.

"Jadi kehadiran beliau dalam Sidang Isbat tidak mewakili PP Muhammadiyah," pungkasnya.

kumparan post embed