Ahok Minta Maaf ke Petugas Tahanan saat Keluar Mako Brimob

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kalapas Cipinang, Andika. (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kalapas Cipinang, Andika. (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok atau BTP) berterima kasih dan meminta maaf kepada petugas tahanan saat akan meninggalkan Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Hal itu diungkapkan Kepala Lapas Cipinang Andika Dwi Prasetya.

"Beliau sebagai orang yang santun, (Ahok) menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada petugas, ketika dia ada khilaf dan salah," ungkap Andika saat koferensi pers di Lapas Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (24/1).

Basuki Tjahaja Purnama saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (13/12/2016). (Foto: AFP/TATAN SYUFLANA)
zoom-in-whitePerbesar
Basuki Tjahaja Purnama saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (13/12/2016). (Foto: AFP/TATAN SYUFLANA)

Ahok sebelumnya tercatat sebagai warga binaan Lapas Cipinang. Meski begitu, selama menjalani hukuman, Ahok dititipkan ke Rutan Mako Brimob karena alasan keamanan.

Andika memastikan saat berada di tahanan, Ahok tak mendapatkan perlakuan khusus dari petugas. Termasuk, kata Andika, di hari kebebasan saat Ahok langsung keluar dari Mako Brimob.

"Enggak ada (perlakuan spesial). Kalau memang ada napi kami dititipkan di sana (Mako Brimob), ya kami bebaskan di sana," ujarnya.

Ahok bebas resmi hari ini setelah menjalani masa penahanan 1 tahun 8 bulan 15 hari atas perkara penistaan agama. Ia keluar dari Mako Brimob pada pukul 07.30 WIB dengan dijemput oleh anaknya, Nicholas Sean.