Alasan Retreat Kepala Daerah Gelombang 2 Digelar di IPDN Jatinangor

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wamendagri Bima Arya di DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (19/5/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wamendagri Bima Arya di DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (19/5/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya membeberkan alasan mengapa retreat kepala daerah gelombang kedua dilaksanakan di IPDN Jatinangor, bukan di Akademi Militer Magelang Jawa Tengah.

Menurutnya, hal ini dalam rangka efisiensi anggaran. Selain itu, fasilitas di IPDN sudah cukup memadai untuk menggelar retreat.

"Kalau hanya 50 [peserta], IPDN cukup memadai fasilitasnya. Lebih efisien bagi peserta dan pemateri, sejam dari Jakarta," kata Bima kepada wartawan, Jumat (30/5).

Sejumlah taruna Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengikuti kirab pelantikan kepala daerah Pilkada serentak di Jakarta, Kamis (20/2/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Bima mengatakan, peserta retreat kepala daerah gelombang kedua hanya sekitar 50 peserta, tidak sebanyak peserta saat retreat pertama.

"Peserta sekitar 50 jauh lebih sedikit dari gelombang 1. Magelang kan 1.000 pesertanya. Kalau 1.000 [seperti] kemarin, IPDN tidak memadai," ucap dia.

Lebih jauh, Bima belum bisa memastikan apakah Presiden Prabowo akan hadir dalam acara itu. Akan tetapi retreat akan digelar bulan Juni.

"Belum bisa dipastikan (Prabowo hadir atau tidak)," tandas dia.