Alasan Ridwan Kamil Tak Lagi PSBB di Jabar: Kalau Satu Wilayah, Tak Efektif
ยทwaktu baca 1 menit

Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau akrab disapa Emil menegaskan Jabar tak akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau lockdown di tingkat kabupaten dan kota.
Lagipula, menurut dia, kebijakan menerapkan lockdown atau PSBB merupakan kewenangan dari pemerintah pusat.
"Kita tidak ada wacana lockdown atau PSBB karena kewenangan itu ada di pemerintah pusat, mengingat kalau dilakukan di satu wilayah sementara wilayah lainnya tidak melakukan, maka tidak efektif," kata dia di Hotel Asrilia, Kota Bandung, Senin (28/6).
Dengan begitu, Emil menambahkan, pihaknya akan fokus pada penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Lockdown tak akan diterapkan di tingkat kota dan kabupaten melainkan di tingkat desa bahkan RT.
"Jadi kita ikuti arahan dari pemerintah, kita fokus pada PPKM mikro, kalaupun ada lockdown maka lockdown itu per RT atau per desa, jadi tidak berbasis kota atau kabupaten," ucap dia.
Sebelumnya, Emil sempat mengatakan, anggaran yang dimiliki Pemprov Jabar untuk penanganan corona sudah habis digunakan memenuhi keperluan seperti masker dan alat pelindung diri (APD) sehingga tak akan mencukupi apabila PSBB atau lockdown diterapkan.
Seperti diketahui, kasus corona di Jabar per Senin (28/6), secara kumulatif mencapai 368.303. Per hari ini ada kenaikan sebanyak 3.988 orang. Dari jumlah itu, jumlah keseluruhan pasien corona yang sembuh ada 319.790. Sedangkan jumlah yang meninggal keseluruhan mencapai 5.077 atau naik 93 dari hari sebelumnya. Sementara itu, jumlah kasus aktif corona di Jawa Barat per hari ini mencapai 43.436.
