Analisis Drone Emprit soal #SayaBersamaJokowi & #MahasiswaBergerak Jelang Demo

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Trending topics #SayaBersamaJokowi & #MahasiswaBergerak Foto: Dok. Ismail Fahmi
zoom-in-whitePerbesar
Trending topics #SayaBersamaJokowi & #MahasiswaBergerak Foto: Dok. Ismail Fahmi

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan melakukan unjuk rasa pada Senin (11/4) besok. Rencananya, ribuan mahasiswa akan hadir dalam demo yang berpusat di sekitar Istana Merdeka Jakarta.

Mendekati ‘tanggal main’, terdapat beberapa tagar yang bertengger di trending topic Twitter, yakni seperti #MahasiswaBergerak dan #SayaBersamaJokowi.

Founder sistem analisis data Drone Emprit, Ismail Fahmi, membandingkan kedua tagar tesebut. Ini merupakan analisis lanjutan setelah sebelumnya Drone Empirit menganalisis seluk beluk munculnya tagar #TurunkanJokowi.

embed from external kumparan
X post embed

Berdasarkan analisis Ismail dengan Drone Emprit, terdapat 136 ribu cuitan yang menggunakan tagar #SayaBersamaJokowi dan 84,9 ribu cuitan dengan tagar #MahasiswaBergerak. Ismail menyebutkan, per analisis dibuat, keduanya bertengger cukup lama pada posisi dua teratas di trending topics.

Database Drone Empirit mencatat #MahasiswaBergerak muncul lebih dulu pada 9 April 2022. Lalu menjelang tengah malam tren naik hingga mencapai trending topics nomor 1 dan 2 pada 10 April 2022.

Trending #MahasiswaBergerak dan #SayaBersamaJokowi. Foto: Dok. Ismail Fahmi

#SayaBersamaJokowi muncul di hari yang sama dan mencapai 10 besar trending topic pada pukul 14.00. Ia naik ke posisi 3 hingga 1 di hari berikutnya.

Tren tagar #MahasiswaBergerak & #SayaBersamaJokowi Foto: Dok. Ismail Fahmi

Ismail mengungkapkan, volume percakapan dengan tagar #MahasiswaBergerak tampak lebih tinggi ketimbang #SayaBersamaJokowi pada 9 April 2022. Yakni dengan jumlah 18.802 banding 12.919. Namun pada hari berikutnya, #SayaBersamaJokowi menyalip dengan jumlah 44.713 percakapan.

Hal yang menarik dari analisis ini ialah kedua tagar tersebut membentuk klaster yang hampir sama besar.

Hasil Social Network Analysis (SNA). Foto: Dok. Ismail Fahmi

“Klaster #MahasiswaBergerak sedikit lebih besar dengan 14,9 ribu user, dan #SayaBersamaJokowi dengan 11,7 ribu user,” tulis Ismail.

Dari klaster #MahasiswaBergerak, salah satu cuitan yang paling banyak di-retweet yakni dari akun @mbaH_tugaran. Cuitan tersebut juga memiliki 10,8 ribu likes.

Untuk klaster #SayaBersamaJokowi, datang dari akun @KaredokLeunca__.

Konten yang paling banyak di-retweet. Foto: Dok. Ismail Fahmi

“Ada 17 ribu lebih follower emak, Minta ikhlas nya dong untuk sekedar nulis tagar #SayaBersamaJokowi sampai tanggal 11 April 2022. Semoga ALLAH SWT membalas kebaikan&memberikan berkah kemuliaan bagi semua follower yg sudah menuliskan tagar #SayaBersamaJokowi Salam NKRI,” tulis @KaredokLeunca__ 9 April lalu.

Ismail juga menganalisa emosi yang dihadirkan dari cuitan kedua klaster tersebut. Hasilnya, emosi “anticipation” atau “hope” adalah yang paling dominan dari klaster #MahasiswaBergerak.

Hasil analisa Drone Emprit. Foto: Dok. Ismail Fahmi

“Emosi yang paling dominan ditampilkan klaster #MahasiswaBergerak adalah ‘anticipation’ berisi harapan (hope) agar mahasiswa aman selama demo. Pada klaster #SayaBersamaJokowi adalah ‘anger’ berisi kekesalan pada mahasiswa yang mau demo menurunkan Jokowi,” jelas Ismail.