Anggota DPRD Bantul yang Sebut Pemakaman COVID-19 bak Kuburkan Anjing Minta Maaf

23 Februari 2021 13:18 WIB
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Anggota DPRD Bantul dari Partai Bulan Bintang Supriyono. Foto: Dok. KPU
zoom-in-whitePerbesar
Anggota DPRD Bantul dari Partai Bulan Bintang Supriyono. Foto: Dok. KPU
ADVERTISEMENT
Anggota DPRD Bantul dari Partai Bulan Bintang, Supriyono, menuai polemik usai menyebut pemakaman pasien COVID-19 seperti mengubur kirik atau anjing.
ADVERTISEMENT
Pernyataan Supriyono tersebar dalam video yang berdurasi 30 detik tersebut itu disampaikan saat dia memberikan sambutan di acara hajatan pernikahan di Kulon Progo, DIY. Pernyataan itu menyakiti hati para relawan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pada Senin (22/2) lalu, para relawan pun menggeruduk kantor DPRD Bantul meminta klarifikasi Supriyono. Selain itu, Supriyono diminta untuk segera minta maaf ke publik.
Usai sempat mengaku pergi ke Purworejo hari Senin kemarin, Supriyono akhirnya menampakkan diri di Kantor DPRD Bantul, Selasa (23/2). Lantas dia bertemu secara tertutup dengan para relawan.
Setelah itu, Ketua DPW PBB DIY itu menyampaikan permohonan maaf.
Supriyono menyebut, tidak ada kesengajaan dari dirinya untuk menyudutkan siapa pun.
"Dengan lubuk yang paling dalam karena ketidaksadaran dan keterbatasan penyampaian saya, maka sekali lagi kami mohon maaf semua jajaran baik relawan FPRB maupun masyarakat se-Bantul itu semua menjadi pembelajaran dan bagi saya supaya nanti saya lebih berhati-hati dan saya berjanji tidak akan mengulangi," katanya.
ADVERTISEMENT
"Sekali lagi kami mohon maaf dan tidak ada niat hati saya untuk menjatuhkan. Semuanya berkolaborasi dengan baik. Terima kasih atas segala kekurangan, mohon maaf," ujarnya.
Sebelumnya, para relawan memberi tenggat 1x24 jam bagi Supriyono untuk meminta maaf. Jika tuntutan tak terpenuhi, mereka akan membawa kasus ini ke jalur hukum.