Anggota Paskhas TNI AU Tewas Dianiaya Seniornya

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Aksi prajurit TNI AU (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Aksi prajurit TNI AU (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Seorang anggota Pasukan Khusus TNI AU tewas karena telah dianiaya oleh seniornya. Praka Yudha yang merupakan anggota Batalyon Komando (Yonko) 464 tewas karena dianiaya oleh tiga seniornya.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan akan mengusut tindakan penganiayaan tersebut. Ia mengaku sudah memerintahkan Komandan Paskhas untuk terbang ke Malang, Jawa Timur demi mendalami insiden tersebut.

"Hari ini saya sudah perintahkan Dankorpaskhas ke Malang untuk mendalami kejadian tersebut," ujar Hadi ketika dihubungi kumparan (kumparan.com), Jumat (12/5).

Hadi mengaku akan menindak tegas para pelaku yang menganiaya Praka Yudha hingga tewas. Hadi mengatakan sudah melihat sejumlah foto yang merupakan bukti tindak penganiayaan. Dari foto tersebut, dapat diketahui tindakan penganiayaan yang dilakukan sangat memprihatinkan. Ada dugaan bahwa korban disiksa kemudian ditusuk oleh para seniornya.

"Saya akan tindak tegas. Saya sudah terima foto-foto tersebut kemarin dan saya sangat, sangat prihatin dengan perilaku prajurit saya," lanjutnya.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Kamis (11/5) kemarin. Hingga saat ini, TNI AU masih menyelidiki motif dari penganiayaan yang terjadi.

Baca juga:

Angin yang Akibatkan Penerjun TNI AU Nyasar Berkecepatan 14,8 Km/Jam

Penerjun TNI Terbawa Angin Mendarat di Lapangan SD di Duren Sawit