AS Diprediksi Akan Isolasionis Terlepas Kamala atau Trump yang Menang Pemilu
·waktu baca 2 menit

Menteri Luar Negeri India, Subrahmanyam Jaishankar, memprediksi Amerika Serikat akan lebih isolasionis terlepas siapapun calon presiden yang menjadi pemenang dalam pemilihan umum 2024.
Pada Selasa (5/11) AS menggelar pemilu. Pemungutan suara ini mempertemukan Donald Trump melawan Kamala Harris.
Jaishankar melihat pemilu kali ini tidak mungkin dapat memutarbalikkan kebijakan yang telah berlangsung cukup lama di Amerika Serikat. Dia bahkan menyinggung tren ini sudah berlangsung dari saat era Barack Obama hingga terkini Joe Biden.
"Mungkin sudah dimulai sejak Presiden Obama bahwa Amerika Serikat semakin berhati-hati tentang komitmen globalnya," ujarnya dalam panel diskusi di Canberra, Australia, Rabu (6/11).
Hadir bersamanya dalam panel tersebut, Menlu Australia Penny Wong dan Menlu Selandia Baru Winston Peters, Jaishankar menyebutkan di era Trump pun sama. Namun baginya, Presiden dari partai Republik itu hanya lebih ekspresif saja dibandingkan dua nama yang disebut sebelumnya.
Selain itu, menurutnya pun penting untuk tidak melihat kebijakan AS berdasarkan ideologi pemimpin, sebab menurutnya AS selalu bersikap nasionalistik terhadap kebijakannya. Bahkan dari analisisnya, dunia tak akan melihat kemurahan hati AS ke depannya.
“Jika kita benar-benar menganalisisnya, saya pikir kita harus bersiap menghadapi dunia di mana dominasi dan kemurahan hati seperti yang dimiliki AS di masa-masa awal mungkin tidak akan berlanjut,” kata Jaishankar .
