Bareskrim Tahan Bupati Nganjuk Yang Ditangkap Karena Korupsi Jual Beli Jabatan

Bareskrim Polri secara resmi akan menangani kasus korupsi yang menjerat Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat. Keputusan itu diambil usai koordinasi antara KPK dan Bareskrim Polri, Senin (10/5).
Penangkapan Novi merupakan hasil joint investigation KPK dan Bareskrim sejak Maret 2021.
“Iya (ditahan),” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono kepada kumparan, Selasa (11/5).
Argo menuturkan, Novi akan dibawa ke Bareskrim hari Selasa (11/5). Dia akan diterbangkan dari Jawa Timur.
“Betul (hari ini dibawa),” ujar Argo.
Sebelumnya diberitakan, Plt juru bicara KPK Ali Fikri menyebut, OTT ini hasil kerja sama dengan Bareskrim Polri.
"Informasi yang kami terima, benar ada kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Timur. Kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara Bareskrim Polri dengan KPK," ungkap Ali dalam keterangannya.
Dalam operasi senyap itu, total ada 10 orang berhasil diamankan. Mereka masih dalam pemeriksaan.
Bareskrim Polri dan KPK juga telah menyegel ruangan Kasisub Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nganjuk.
****
Saksikan video menarik di bawah ini:
