Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya mengatakan, gadis remaja ini tega membuang bayinya karena takut ketahuan keluarganya. Keluarganya tak tahu KFSK hamil karena tak kelihatan bunting.
"Tersangka merasa takut dan bingung jika ada orang lain yang mengetahui (melahirkan)," kata Sumarjaya kepada wartawan, Selasa (7/7).
Berdasarakan keterangan pelaku, aksi pembuangan bayi itu bermula pada Rabu (3/6) sekitar pukul 23.00 WITA. KF yang sedang tidur di kamarnya tiba-tiba merasakan perutnya kontraksi dan dia melahirkan seorang bayi di tempat tidurnya.
ADVERTISEMENT
KF merasa takut dan bingung jika ada orang lain yang mengetahui tentang kelahiran tersebut. Dia lalu membawa bayi ke kamar mandi dan membunuh dengan cara membekap mulut sang bayi.
Bayi tersebut lalu dimasukan ke kardus dan dibuang ke tempat sampah. Polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mencari siapa ayah dari bayi tersebut. Sampel DNA dari bayi telah diambil.
Seperti diketahui, warga Banjar
Dinas Kembang Sari, Desa Pemuetran, Kecamantan Gerokgak, Buleleng, Bali, digegerkan dengan penemuan jenazah bayi yang ditarik seekor biawak dari tumpukan sampah, Minggu (7/6). Saat ditemukan telapak kaki bayi tersebut telah hilang.
Jenazah bayi pertama kali ditemukan warga bernama Kadek Suwitra. Suwirta melihat seekor biawak menarik suatu benda dari tumpukan sampah. Karena penasaran, Suwirta mendekati biawak tersebut dan ternyata yang sedang ditarik adalah mayat bayi lelaki.
ADVERTISEMENT