Bocah 4 Tahun Diculik Rekan Bisnis Ibunya di Stasiun Manggarai, Pelaku Diburu
ยทwaktu baca 2 menit

Seorang bocah berinisial MR (4) menjadi korban penculikan di Stasiun Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Pelaku diduga berinisial GN (30) yang tak lain merupakan rekan bisnis ibu korban.
Kapolsek Tebet, Kompol Chitya Intania mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (23/6) siang. Saat itu ibu korban berinisial E (32) telah membuat janji dengan pelaku yang baru dikenalnya setahun belakangan untuk bisnis jual-beli handphone.
"Ada seorang ibu-ibu merasa kehilangan anak umur 4 tahun yang diduga pelaku adalah orang yang tidak dikenal teman dari ibu, baru setahun kenal lewat medsos," kata Chitya dalam keterangannya, Sabtu (25/6).
Setelah janjian, kata Chitya, pelaku bersama E dan anaknya akhirnya bertemu di Stasiun Bogor. Mereka kemudian menaiki KRL dengan tujuan akhir Stasiun Jakarta Kota.
Di tengah perjalanan, tiba-tiba pelaku mengajak turun di Stasiun Manggarai dengan dalih menyuruh E melaksanakan salat Zuhur.
"Dengan arahan pelaku, mereka turun di Stasiun Manggarai dengan tujuan salat Zuhur dulu. Dengan alasan itu si ibu disuruh salat tapi anaknya dipegang pelaku," jelas Chitya.
Selain menitipkan anaknya, E juga menitipkan tas yang berisi ponsel genggam dan uang tunai sebesar Rp 500 ribu kepada pelaku.
Selesai salat, E mendapati sang buah hatinya dan pelaku sudah tidak ada. Kemudian, E langsung berkeliling di kawasan Stasiun Manggarai dan meminta bantuan untuk mencari anaknya itu.
"Menghubungi sekuriti dari Stasiun Kereta Api Manggarai, dari pihak stasiun dan jajarannya membantu mencari anak tersebut," ungkapnya.
Pihak Stasiun Manggarai kemudian membuat laporan ke Polsek Tebet. Laporan tersebut dibuat sekitar pukul 17.00 WIB pada hari itu juga.
Dua jam setelah dilaporkan, kata Chitya, pihaknya sempat mendapat informasi mengenai keberadaan sang bocah di Fun World, Plaza Kalibata. Pihak karyawan Plaza Kalibata membenarkan adanya informasi seorang anak yang terpisah dari ibunya.
"Kemudian kami temukan, anak itu ternyata benar. Ibunya menyatakan itu benar adalah anaknya," jelas Chitya.
Namun sayang pada saat bocah itu ditemukan, pelaku telah kabur. Kini pelaku tengah diburu polisi.
"Untuk pelaku, kami masih dalam lidik. Karena pada saat di TKP Mal Kalibata, pelaku kami cari, tidak ada. Tapi tetap kami kejar, kami cari, kami ungkap, untuk supaya tidak terulang lagi kejadian seperti ini," pungkasnya.
