Bocah Asal Brebes Rela Jualan Bakso Goreng demi Bantu Ekonomi Keluarga

Kisah seorang anak yang membantu perekonomian keluarga tak hanya di alami oleh Tomang yang berjualan donat serta Riyan yang berjualan gorengan. Kisah yang sama juga dialami oleh Erun, bocah asal Desa Baros, Kecamatan Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah yang rela berjualan bakso goreng demi membantu ekonomi orang tua.
Kisah Erun dibagikan oleh Dimas melalui akun Facebooknya @DimasTokWis, Rabu (28/2). Dalam unggahan tersebut tampak Erun sedang melayani pembeli dengan menggoreng bakso dagangannya di atas gerobak, yang biasa dipanggulnya.
"Namanya Erun, tinggal sama bapaknya ikut juragan bakso goreng belakang Stasiun Brebes, bapaknya juga jualan yang sama tapi keliling. Bapaknya katanya sakit-sakitan jadi Erun bantu bapaknya dengan ikhlas tidak dipaksa. Dia tidak melanjutkan sekolah karena memang tidak ada biaya, dalam hati kecilnya dia masih ingin sekolah karena setiap hari melihat anak-anak sebaya dia sekolah. Ya Allah," tulis Dimas dalam ketangan foto.
Saat dikonfirmasi kumparan (kumparan.com), Kamis (1/3), Dimas mengatakan ia melihat Erun berjualan saat sedang berada di masjid, yang lokasinya berada di samping Stasiun Brebes.
"Awalnya saya ada keperluan di Brebes dan ketika sudah sampai di masjid saya melihat ada seorang anak kecil lagi jualan di area masjid itu. Lalu saya samperin dan membeli dagangan dia sambil ngobrol-ngobrol tentang kehidupannya dia," ujar Dimas saat dihubungi kumparan.
Saat ditanya Dimas, bocah 12 tahun itu mengaku tinggal bersama ayahnya di rumah juragan bakso di Desa Saditan. Di situlah keduanya biasa mengambil bakso yang nantinya akan jadi bahan dagangannya. Sedangkan ibu dan adiknya tinggal di kampung yang berada di Desa Baros, Kecamatan Ketanggungan, Brebes.
Setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB, Erun biasa berjualan bakso goreng di sekitaran Kota Brebes. Namun, ia lebih sering mangkal di sekitaran masjid dekat Stasiun Brebes, lantaran gerobak dagangannya lumayan berat untuk dipikul. Satu tusuk bakso goreng, Erun jual seharga Rp 500 rupiah.
"Bapaknya juga kerjanya sama kaya Erun jualan bakso goreng. Dia cuma dapat upah tiap harinya karena dagangannya ngambil sama orang lain dan harus setor uangnya ke bos. Katanya setiap hari kadang upahnya dapat Rp 50 ribu, tapi kadang lebih," kata pria asal Ketanggungan itu.
Erun hanya tamatan sekolah dasar yang tak mampu melanjutkan ke jenjang SMP karena terhambat ekonomi.
"Erun sebenarnya ingin sekali melanjutkan SMP apalagi setiap hari melihat anak-anak sebayanya berangkat sekolah. Tetapi ia harus tetap membantu orang tuanya berjualan. Dan katanya ayah Erul sakit-sakitan," tuturnya.
Melihat Erun yang masih kecil sudah giat membantu ayahnya bekerja, hati Dimas langsung tersentuh hingga ia memutuskan untuk mengabadikan momen tersebut dan kemudian membagikannya ke media sosial.
"Selain semangat Erun yang ikhlas membantu ayahnya bekerja bisa menginspirasi orang lain, saya juga berharap siapa saja yang melihat Erun bisa membeli bakso goreng dagangannya agar cepat habis," pungkasnya.
Hingga saat ini unggahan Dimas mendapat like sebanyak 1,3 ribu orang dan dibanjiri komentar positif oleh warganet.
"Ya Allah murahknlah rizki anak ini," komentar @AntiikSusanti.
"Yang semangat kerja seperti ini lebih baik, daripada mengamen," komentar @RezzaFahleviie.
"Semangat dek semoga rezekinya tambah berlimpah, barokah amiin," komentar @Ratminah.
"Hidupnya berkah dunia akhirat," komentar @YudhyGinthaNugroho.
"Tetap menjadi anak sholeh, semoga rezeki lancar. Jarang ada anak yang mau mencari uang sendiri," komentar @ AnieElang.
