BOR RS Corona di Jakarta Menurun: Isolasi 22%, ICU 40%
ยทwaktu baca 2 menit

Keterisian tempat tidur (BOR) rumah sakit rujukan pasien corona di Jakarta terus mengalami penurunan. Saat ini, BOR isolasi di 140 rs rujukan mencapai 22 persen, sementara BOR ICU sudah 40 persen.
Dikutip dari Instagram resmi Pemprov DKI per 22 Agustus, dari 8.745 tempat tidur isolasi yang tersedia, sebanyak 1.896 atau 22% diisi pasien.
Sementara dari 1.468 tempat tidur ICU yang tersedia di rumah sakit rujukan, sebanyak 586 atau 40% diisi pasien.
Jakarta saat ini mengurangi tempat tidur untuk kebutuhan isolasi. Pada 15 Agustus 2021, jumlah tempat tidur isolasi mencapai 9.655 unit. Lalu untuk ICU juga dikurangi yang sebelumnya terdapat 1.532 tempat tidur.
Adapun testing PCR di Jakarta malah menunjukkan penurunan pada 16-22 Agustus. Dari 103.535 orang yang dites pada pekan sebelumnya (9-15 Agustus), menjadi 80.554 orang dites.
Dibarengi dengan menurunnya tes PCR, kasus konfirmasi positif menunjukkan adanya tren penurunan. Pada pekan 9-15 Agustus, total kasus positif sebanyak 8.729 orang, sementara pekan 16-22 Agustus turun menjadi 5.461 kasus positif.
Oleh sebab itu, positivity rate di Jakarta mulai turun dalam sepekan. Dari 8,4 persen menjadi 6,8 persen.
Dengan adanya penurunan kasus positif dan positivity rate dalam sepekan terakhir, dibarengi juga dengan peningkatan angka kesembuhan di Jakarta.
Pada pekan 9-15 Agustus tingkat kesembuhannya yakni 97 persen, tetapi di minggu selanjutnya (16-22 Agustus) naik menjadi 97,2 persen.
Di sisi lain, angka kematian COVID-19 di Jakarta justru naik 1 persen, sebelumnya pada pekan 9-15 Agustus jumlahnya 1,5 persen, lalu pada pekan selanjutnya (16-22 Agustus) naik menjadi 1,6 persen.
Berikut angka pergerakan BOR isolasi dan ICU di RS rujukan corona di Jakarta pada rentang sepekan terakhir yang menggambarkan penurunan;
1 Agustus
-Bed Isolasi: 56%
- Bed ICU: 79%
8 Agustus:
-Bed Isolasi: 39%
- Bed ICU: 65%
15 Agustus:
-Bed Isolasi: 27%
- Bed ICU: 51%
22 Agustus:
-Bed Isolasi: 22%
- Bed ICU: 40%
