kumparan
9 November 2019 22:31

Buntut Laporkan Novel, Tagar #TangkapDewiTanjung Ramai di Twitter

Novel Baswedan, POTRAIT
Novel Baswedan. Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir
Politikus PDIP Dewi Tanjung melaporkan penyidik senior KPK, Novel Baswedan, karena dinilai menyebarkan berita bohong soal rekayasa kasus penyerangan dengan air keras.
ADVERTISEMENT
Aksi pelaporan Dewi Tanjung ini turut mendapat perhatian besar dari publik, khususnya warganet di Twitter. Tak sedikit yang mengecam Dewi karena telah berbohong atas pernyataannya.
Tagar #TangkapDewiTanjung juga ramai setidaknya dalam 24 jam terakhir.
Caleg PDIP, Dewi Tanjung, Polda Metro Jaya
Caleg PDIP Dewi Tanjung menunjukkan surat tanda bukti usai melaporkan ke Polda Metro Jaya. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Sudah lebih dari 25 ribu cuitan bertagar #TangkapDewiTanjung menggema di Twitter. Mereka ingin Dewi Tanjung ditangkap karena menganggap pernyataan wanita itu membuat gaduh.
Wanita bernama lengkap Dewi Ambarwati Tanjung ini melaporkan Novel Baswedan pada Rabu (6/9). Merespons laporan itu, kuasa hukum Novel Baswedan, Saor Siagian tak tinggal diam.
Saor berencana melaporkan balik Dewi Tanjung ke polisi. Menurut Saor, tindakan Dewi telah masuk ranah pidana karena berbohong lewat penyataannya.
"Nah oleh karena itu kami akan lakukan pelaporan soal pidananya. Saya kira paling tidak dia berbohong. Mungkin minggu depan akan kita lakukan pelaporan ini," kata Saor, Kamis (7/11).
ADVERTISEMENT
Di kesempatan berbeda, Novel juga membantah semua tudingan yang diutarakan Dewi.
"Saya enggak ngerti mesti tanggapi apa. Aneh memang orang ini. Saya, sih, yakin, kalau yang bersangkutan (Dewi Tanjung) tahu kalau itu benar terjadi. Bisa jadi yang bersangkutan mau 'ngerjain' polisi," tutup Novel.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan