kumparan
16 Oktober 2019 10:28

Catalunya Rusuh, Massa Separatis Blokir Jalan dan Jalur Kereta

Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Pendemo bentrok dengan polisi di Bandara Barcelona saat vonis pemimpin Catalunya di Barcelona, Spanyol, Senin (14/10/2019). Foto: AFP/PAU BARRENA
Massa separatis pada Selasa (16/10) menutup sejumlah jalan dan jalur kereta di Catalunya. Aksi tersebut dilakukan menyusul vonis sembilan pemimpin gerakan separatis Catalunya oleh Mahkamah Agung Spanyol.
ADVERTISEMENT
Sebanyak 40 ribu orang ikut serta dalam demo besar menentang pemerintah Spanyol di Barcelona. Sedangkan di Girona, massa yang turun ke jalan mencapai 9.000 orang. Girona adalah basis kelompok pemberontak Catalunya.
Pejabat lokal Catalunya menyebut, jalanan yang diblokir termasuk di wilayah timur laut yang menyambungkan Barcelona dengan Prancis.
Bentrokan di Catalunya, Barcelona, Spanyol
Demonstran bentrok dengan polisi di Bandara Barcelona memprotes vonis pemimpin Catalunya di Barcelona, Spanyol, Senin (14/10/2019). Foto: REUTERS/Albert Gea
Di Barcelona demo menentang pemerintah Spanyol berujung bentrok. Massa separatis melemparkan beberapa benda dan membakar ban. Polisi Barcelona menangkap tiga orang demonstran yang diduga sebagai provokator.
Demo berujung kerusuhan di Barcelona dikecam pemerintah pusat Spanyol. Otoritas Spanyol menyebut, apa yang terjadi di Catalunya sebagai tindakan kekerasan.
"Sudah terlihat yang kami hadapi bukan unjuk rasa damai, namun digerakkan oleh kelompok yang menggunakan kekerasan untuk menghancurkan kehidupan bermasyarakat di Barcelona," kata keterangan Pemerintah Spanyol seperti dikutip dari AFP, Rabu (16/10).
Barcelona, Katalunya
Aksi pembakaran saat protes di Barcelona. Foto: AFP
"Kerusuhan saat ini di Barcelona, Tarragona, Girona, dan Lerida sudah direncanakan," sambung mereka.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya pada Senin (15/10) massa pendukung kemerdekaan memblokir bandara El Prat di Catalunya. Pemblokiran menyebabkan dibatalkannya sejumlah penerbangan.
Catalunya merupakan salah satu wilayah di Spanyol yang menuntut kemerdekaan. Referendum pada 2017 yang digelar di Catalunya disebut ilegal oleh Spanyol.
Pada 2019, sembilan pemimpin Catalunya divonis penjara karena terbukti sebagai melakukan upaya-upaya memisahkan Catalunya dari Spanyol.
Salah satu yang divonis adalah Wakil Presiden Catalunya Oriol Junqueras. Junqueras mendapat hukuman terberat, 13 tahun penjara, lantaran Presiden Catalunya Carles Puigdemont kabur ke Belgia.
Oleh pengadilan Spanyol, Junqueras dianggap sebagai pucuk pimpinan gerakan separatis Catalunya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan