Cerita 6 Jam Menunggu Konferensi Pers 3 Kasus Besar

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Barang bukti dari perkembangan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang ditampilkan pada konferensi pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Barang bukti dari perkembangan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang ditampilkan pada konferensi pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Konferensi pers perkembangan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi, suap, gratifikasi, dan/atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, belum juga dimulai hingga Jumat (10/7) pukul 22.00 WIB.

Awalnya, konferensi pers direncanakan digelar pukul 16.00 WIB. Namun, sudah sekitar 6 jam berlalu, kegiatan itu belum juga dimulai.

Pantauan kumparan di lokasi, sejumlah wartawan dari berbagai media, mulai dari televisi, media daring, media cetak, hingga pewarta foto, masih menunggu pelaksanaan konferensi pers. Awak media tampak bersiap di ruang konferensi sembari menanti kehadiran para pejabat yang dijadwalkan memberikan keterangan.

Barang bukti dari perkembangan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang ditampilkan pada konferensi pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta Jumat (10/7/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Di lokasi, Polda Metro Jaya juga telah menata sejumlah barang bukti yang akan diperlihatkan dalam konferensi pers. Barang bukti tersebut, di antaranya uang tunai dalam mata uang rupiah, dolar Amerika Serikat (AS), dan dolar Singapura, sejumlah emas batangan, 2 unit komputer, 5 buah handphone, 9 boks kontainer berukuran besar, serta 2 buah koper.

Sebelumnya, Humas Polda Metro Jaya di lokasi sempat menyatakan agenda ditunda menjadi pukul 19.00 WIB. Namun, hingga kini belum ada kepastian lebih lanjut.

Berdasarkan susunan nama yang tertera di meja konferensi pers, sejumlah pejabat dijadwalkan hadir dalam agenda tersebut.

Barang bukti dari perkembangan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang ditampilkan pada konferensi pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta Jumat (10/7/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Berdasarkan nama-nama di kursi, pejabat yang seharusnya hadir adalah Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Direktur Tindak Pidana Korupsi Kortastipidkor Polri Brigjen Pol Robertus Yohanes De Deo, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Victor Dean Mackbon, Kakortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Edizzon Isir, Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK Ely Kusumastuti, serta Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Irjen Pol Asep Guntur Rahayu.

Pukul 22.00 WIB, konpers itu akhirnya dimulai, hanya Budi Hermanto yang bicara. Ini hasilnya:

kumparan post embed