Cerita Istri Edhy Prabowo Belanja di Hawaii Sebelum Ikut Terjaring OTT KPK

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Istri Edhy Prabowo yang juga anggota DPR Fraksi Gerindra Iis Rosita Dewi bersaksi dalam sidang kasus ekspor benur di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (17/3). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Istri Edhy Prabowo yang juga anggota DPR Fraksi Gerindra Iis Rosita Dewi bersaksi dalam sidang kasus ekspor benur di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (17/3). Foto: Reno Esnir/ANTARA FOTO

Kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster terungkap melalui OTT KPK pada akhir 2020 lalu. Saat itu, KPK menangkap eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo serta beberapa orang dari rombongannya yang baru pulang dari Amerika Serikat.

Salah satu orang yang ikut terjaring OTT ialah istri Edhy Prabowo yang juga anggota DPR dari Gerindra, Iis Rosyita Dewi. Belakangan ia dilepas dengan status sebagai saksi.

Hari ini, Rabu (17/3), Iis dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta. Dalam keterangannya, ia sempat bercerita soal kegiatannya ikut dalam rombongan kunjungan kerja suaminya ke Hawaii, AS, pada 17-24 November 2020.

Menurut dia, ada banyak yang ikut dalam rombongan. Termasuk Staf KSP, Ali Mochtar Ngabalin.

"Yang ikut ada 13 orang termasuk saya dan Pak Edhy, ada dirjen-dirjen, ajudan bapak, ajudan saya, Pak Ngabalin, petugas humas TU, dan yang lainnya," ungkap Iis dikutip dari Antara.

Ali Mochtar Ngabalin saat diskusi tentang conora di Upnormal Coffee, Jakarta, Minggu (8/3). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Iis mengaku menerima uang tunai USD 50 ribu dari Edhy Prabowo sebelum berangkat ke Hawaii. Rombongan pun beberapa kali transit, yaitu di Incheon, Korea Selatan; serta di San Fransisco serta Los Angeles, Amerika Serikat; karena harus melakukan tes PCR di daratan Amerika.

"Di LA saya memang masuk ke toko Rolex, saya memang meniatkan untuk hadiah ulang tahun ibu saya yaitu Rolex yang silver gold harganya sekitar 18 ribu dolar AS, itu dibayar pakai uang tunai yang dipegang saya sebesar 50 ribu AS," ungkap Iis.

Selanjutnya, Iis juga berbelanja sejumlah pakaian di Factory Outlet di San Fransisco maupun ke Toko Salvatore Ferragamo.

"Saya masuk ke Salvatore Ferragamo, saya beli untuk kado buat teman-buat 2 sweater harganya 500 dolar AS jadi harganya lagi betul-betul turun, kemudian ke Calvin Klein, ada jaket dan lain-lain, saya lupa item apa saja, tapi seingat saya karena memang sedang 'sale' akhir tahun harga-harganya tidak sampai 1.000 dolar AS mungkin 300 atau 500 dolar AS saya belanja di situ," ungkap Iis.

Penyidik KPK menunjukkan barang bukti yang menjerat Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/11). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

"Ada great sale? Hari apa memang? bisa sampai 'factory outlet' salenya 70 persen? Di kawasan mana? Kita cek nanti," tanya ketua majelis hakim Albertus Usada.

"Di San Fransisco kan kebetulan KJRI yang antar, di FO-nya tapi Louis Vuitton, Hermes dan Channel tidak ada, adanya di luar 3 brand tersebut," jawab Iis.

"Selain itu belanja apa lagi?" tanya jaksa KPK.

"Kurang tahu karena saya dan Pak Edhy belanja terpisah, Pak Edhy dengan ajudan dan saya dengan ajudan," ujar Iis.

Selain itu, Iis pun mengaku menerima hadiah ulang tahun pernikahan (anniversary) dari Edhy Prabowo saat berada di Hawaii, Amerika Serikat.

"Pernah terima jam Rolex dari Pak Edhy di hotel di Hawaii, saya tidak tahu persis belinya di mana, tapi Pak Edhy menyerahkan katanya 'This is anniversary prize'," kata Iis.

KPK sebelumnya menduga barang-barang yang dibeli Edhy Prabowo dan Iis itu memakai uang suap dari para eksportir benih lobster. Salah satunya Direktur PT Dua Putra Perkasa Suharjito.

Suharjito didakwa memberi suap kepada Edhy Prabowo dkk sebesar USD 103.000 atau setara Rp 1.439.940.000 (kurs Rp 13.980) dan Rp 706.055.440. Sehingga totalnya sekitar Rp 2.145.995.440. Uang itu kemudian diduga dipakai Edhy Prabowo untuk kepentingan pribadinya.

Dalam dakwaan Suharjito pun tercantum mengenai hal tersebut.

kumparan post embed