Corona Jateng 28 Juni: 2 Hari Berturut, Boyolali Puncaki Kasus Aktif Terbanyak

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas penyemprot disinfektan di Desa Karanggeneng, Boyolali, Jateng. Foto: Dok. Pemdes Karanggeneng
zoom-in-whitePerbesar
Petugas penyemprot disinfektan di Desa Karanggeneng, Boyolali, Jateng. Foto: Dok. Pemdes Karanggeneng

Kabupaten Boyolali selama dua hari berturut-turut sejak Minggu (27/6) hingga Senin (28/6), menjadi daerah dengan kasus corona aktif terbanyak di Jawa Tengah (Jateng).

Dilansir dari situs corona.jatengprov.go.id dan juga Pemkab Boyolali, tercatat per hari ini kasus aktif corona di Boyolali ada di angka 1.725.

embed from external kumparan

Jumlah ini sebenarnya berkurang ketimbang hari sebelumnya, kasus aktif di Boyolali kemari mencapai 1.753 orang. Namun, Boyolali tetap masuk sebagai daerah di Jateng dengan kasus aktif corona terbanyak per hari ini.

kumparan post embed

Di urutan kedua, kini ditempati Jepara yang kasus aktifnya mencapai 1.678. Di urutan ketiga ada Kudus dengan 1.585 kasus aktif. Per hari ini Kudus turun peringkat ke posisi ketiga setelah sebelumnya di urutan kedua.

Kemudian di urutan keempat ada Kota Semarang dengan 1.523 kasus. Di urutan kelima ada Kendal dengan .1500 kasus aktif. Di urutan keenam ditempati Kebumen dengan 1.061 kasus aktif.

Sragen berada di urutan ketujuh dengan 1.008 kasus aktif. Lalu ada Pati di urutan kedelapan dengan 914 kasus. Urutan kesembilan ada Banjarnegara dengan 814 kasus.

Cilacap masuk dalam 10 besar daerah di Jateng dengan kasus corona aktif terbanyak. Per hari ini, kasus aktif di Cilacap mencapai 781 orang.

embed from external kumparan