Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Solo

Tim dari Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri kembali menangkap 2 orang terduga teroris di Solo, Jawa Tengah. Keduanya terlibat pada 2 kasus terorisme yang berbeda.
"Kedua orang yang diamankan ini adalah W alias AZ dan TR alias AG pada Senin (29/5)," kata Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Martinus Sitompul, dalam pernyataan tertulisnya.
W alias AZ ditangkap Desa Bugel, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah pada pukul 05.15 WIB tadi pagi. Sementara TR alias AG diciduk di Desa Watusambang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada pukul 06.00 WIB. Keduanya memiliki peranan tersendiri di 2 kasus tersebut.
Baca juga:
Jokowi: Berikan TNI Kewenangan di UU Antiterorisme
Yasonna: Revisi UU Antiterorisme Fokus ke Pencegahan Aksi Teror
"W alias AZ ditangkap karena terlibat kasus bom panci Istana pada 10 Desember 2016 yang lalu. Sementara, TR alias AG terlibat dalam kasus teror yang dilakukan terhadap sebuah minimarket di Serengan, Solo, Jawa Tengah pada 5 November 2016 yang lalu, selain itu, TR juga diketahui sebagai pelempar bom molotov terhadap sebuah Restoran di Sukoharjo, 3 Desember 2016 lalu," jelas Martinus.
W juga diketahui sebagai orang yang memberikan panci kepada Nur Solihin, pelaku yang akan melakukan teror bom panci Istana. Dalam penggerebekan yang dilakukan di daerah Bintara, Bekasi 10 Desember 2016, polisi mengamankan Nur Solihin dan seorang wanita bernama Dian Yulia Novi yang akan berperan sebagai pelaku bom bunuh diri.
Sementara saat peristiwa pelemparan molotov yang terjadi di Sukoharjo, Jawa Tengah pada 3 Desember 2016, TR diketahui berperan sebagai pelempar bom ke dalam restoran Candi Resto Solo.
