Doni Monardo Ingatkan Masyarakat yang Libur Long Weekend: Belajar dari Masa Lalu

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Gugus Tugas Nasional COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo memberikan sambutan saat cek kesiapan hotel dan RS Darurat di Jawa Timur.  Foto: BNPB
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Gugus Tugas Nasional COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo memberikan sambutan saat cek kesiapan hotel dan RS Darurat di Jawa Timur. Foto: BNPB

Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo mewanti-wanti masyarakat yang akan liburan di long weekend. Ada potensi angka positif corona akan naik.

Doni Monardo tak sembarang bicara. Dia membeberkan data saat liburan Idul Fitri, Idul Adha, dan long weekend sebelumnya.

"Memang kita harus belajar banyak yang terjadi kepada masa selama pandemi ini, ada banyak misteri yang belum terungkap ada banyak teka teki yang juga belum terjawab," kata Doni dalam diskusi ”Potensi Penyebaran COVID-19 Ketika Libur Panjang”, Rabu (21/10).

Namun kita semuanya harus mau belajar dari apa yang terjadi di masa-masa sebelumnya, pertama adalah peristiwa Idul Fitri di mana pemerintah dengan tegas mengajak semua komponen untuk bisa menahan diri dan bersabar agar tidak mudik. Alhamdulilah setelah lebaran Idul Fitri kasus yang terjadi tidak ada peningkatan yang signifikan walaupun masih ada peningkatan

Doni Monardo

Kemudian, Doni melanjutkan, selanjutnya pada akhir Juli ada kegiatan Idul Adha, saat itu mulai ada pelonggaran. Pemerintah sudah mengingatkan tetap patuh pada protokol kesehatan.

"Mungkin tidak sekencang saat Idul Fitri, kemudian dilanjutkan liburan 17 Agustus dan libur panjang bersama pada minggu ketiga akhir bulan Agustus. Apa yang terjadi? Kasus mengalami peningkatan pada akhir Agustus dan awal september," jelas Doni.

Bahkan saat itu Gubernur DKI Anies Baswedan sampai khawatir akan kenaikan kasus.

"Kekhawatiran Pemerintah DKI atas kenaikan kasus termasuk jumlah bed occupancy rate ICU di Jakarta diperkirakan akan penuh pada tanggal 17 September yang akan datang. Termasuk juga mengubah aturan pada PSBB transisi kembali kepada PSBB yang ketat," tutup dia.