News
·
23 Februari 2021 3:16

Dukcapil Ganti 20 Ribu Dokumen Kependudukan yang Rusak Akibat Bencana di Jateng

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Dukcapil Ganti 20 Ribu Dokumen Kependudukan yang Rusak Akibat Bencana di Jateng (4258)
Ilustrasi Kartu Keluarga. Foto: kumparan dan shutterstock
Tim kolaborasi Ditjen Kemendagri bersama Dukcapil mengganti sebanyak 20 ribu dokumen kependudukan yang hilang atau rusak di akibat bencana alam banjir dan longsor di Jawa Tengah.
ADVERTISEMENT
Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, mengatakan tim itu bergerak di tiga kabupaten/kota yakni Kota Semarang, Kota Pekalongan dan Kabupaten Demak.
"Mereka juga berkoordinasi dengan Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Kudus dan Kabupaten Batang," kata Zudan dalam keterangannya, Senin (22/2).
Dukcapil Ganti 20 Ribu Dokumen Kependudukan yang Rusak Akibat Bencana di Jateng (4259)
Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah. Foto: Instagram @zudanarifofficial
Zudan menuturkan, sejauh ini jumlah dokumen kependudukan yang diganti sebanyak 23.064 dokumen terdiri dari 18.370 kartu keluarga (KK), 3.497 KTP-elektronik, dan 1.197 akta kelahiran.
“Selain itu, kami juga mencetakan 150 lembar Akta Kematian bagi korban meninggal dunia akibat bencana alam banjir dan longsor setelah ada laporan dari RT/RW atau keluarga yang bersangkutan dengan prosedur yang tidak rumit," ucap dia.
Zudan menambahkan seluruh dokumen kependudukan yang sudah diterbitkan kembali itu sudah diterima oleh masyarakat. Termasuk sebanyak 13.585 KK.
ADVERTISEMENT
“Dari jumlah yang didistribusikan ke desa/kelurahan, 5.805 KK di antaranya alhamdulillah sudah diterima oleh warga yang bersangkutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Zudan memastikan Dukcapil akan terus berupaya melakukan pelayanan penggantian dokumen kependudukan yang terdampak bencana alam.
“Pelayanan yang kami lakukan ini gratis, tanpa biaya. Berapa pun dokumen kependudukan yang dicetakan kembali semuanya gratis,” tutup dia.