Gagal Sayat Leher, Seorang Pria Terjun dari Lantai 5 Rusunawa Rawa Bebek

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bunuh diri dari atas gedung. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bunuh diri dari atas gedung. Foto: Shutter Stock

Warga Rusunawa Rawa Bebek, Jakarta Timur, dikejutkan dengan aksi nekat Herlani (34). Pria berusia 34 tahun itu tewas usai melompat dari lantar 5 rusun tersebut. Ia diketahui merupakan penghuni di lantai dua.

Kanit Reskrim Polsek Cakung Iptu Stevano mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat (30/10) malam. Sebelum melompat, korban sempat menyayat lehernya dengan pecahan kaca di dalam rumah.

"Dia pertama nusuk lehernya, tapi yang menyebabkan kematian bukan itu. Dia naik ke lantai 5, lompat dia," kata Stevano saat dikonfirmasi, Sabtu (31/10).

Tubuh korban ditemukan oleh keluarganya di lantai dasar Blok C. Korban mengalami luka parah di bagian kepala.

Usai kejadian pihak keluarga sempat membawa korban ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong.

embed from external kumparan

Diduga bunuh diri karena depresi

Sebelum nekat menghabisi nyawanya, Herlani rupanya telah memberi isyarat kepada pihak keluarga. Sekitar seminggu sebelum kejadian, korban sempat mengucapkan niatnya untuk bunuh diri tersebut kepada keluarga.

"Keluarganya cerita memang seminggu lalu sudah ingin bunuh diri. Sudah meniatkan," kata Stevano.

Meski begitu, polisi masih belum bisa menggali lebih jauh permasalahan yang menimpa Herlani. Pihak keluarga belum mau memberikan informasi lebih jauh karena masih berduka.

"Depresi hidup, mungkin," kata Stevano terkait penyebab bunuh diri korban.

embed from external kumparan

-------------------------------------------

Anda bisa mencari bantuan jika mengetahui ada sahabat atau kerabat, termasuk diri anda sendiri, yang memiliki kecenderungan bunuh diri.

Informasi terkait depresi dan isu kesehatan mental bisa diperoleh dengan menghubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat, atau mengontak sejumlah komunitas untuk mendapat pendampingan seperti LSM Jangan Bunuh Diri via email janganbunuhdiri@yahoo.com dan saluran telepon (021) 9696 9293, dan Yayasan Pulih di (021) 78842580.