Gajah Pink Korban Vandalisme Wisatawan Indonesia

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Patung anak gajak korban vandalisme. (Foto: Dok. Bayu Priyanto)
zoom-in-whitePerbesar
Patung anak gajak korban vandalisme. (Foto: Dok. Bayu Priyanto)

Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri melihat jeleknya sikap wisatawan Indonesia. Tengok saja patung anak gajah berwarna pink di Jatim Park. Patung yang semestinya lucu ini, seluruh tubuhnya malah penuh coretan.

Baca juga: Lamaran yang Berujung Hukuman

Entah siapa yang memulainya mencorat coret si gajah patung pink ini. Pastinya keindahannya berkurang. Jatim park 2 adalah sebuah tempat rekreasi dan taman belajar yang terdapat di Kota Batu, Jawa Timur. Obyek wisata ini berada sekitar 20 km barat Kota Malang, dan kini menjadi salah satu icon wisata Jawa Timur.

Seperti yang dituturkan pembaca kumparan (kumaparan.com) Bayu Priyanto lewat surat elektronik ke redaksi@kumparan.com Kamis (27/4). Siang tadi dia berkunjung ke Jatim Park.

Saat itu matanya tertuju ke sebuah patung gajah berwarna pink. Dia bergegas menghampiri, tapi begitu mendekat, warga Sawangan, Depok ini geleng-geleng.

"Banyak tulisan corat coret. Vandalisme wisatawan domestik keterlaluan," sesal Bayu.

Semestinya patung pink itu bisa menjadi pemandangan indah. Tetapi dia malahan kecewa.

"Saya tanya sama seorang petugas, vandalisme itu seharusnya enggak boleh. Tapi ya ada saja pengunjung yang nakal," beber Bayu.

Aneka tulisan ada di patung itu. Mulai dari nama pasangan, asal daerah, hingga segala rupa. Sebenarnya gampang saja menghapus tulisan di tubuh gajah pink itu dengan mengecatnya saja, tetapi bukan itu yang dimaksud Bayu.

"Ini kebiasaan jelek corat coret seenaknya," beber Bayu yang juga pengajar di SMA di Depok ini.

Patung anak gajak korban vandalisme. (Foto: Dok. Bayu Priyanto)
zoom-in-whitePerbesar
Patung anak gajak korban vandalisme. (Foto: Dok. Bayu Priyanto)