Grup Turis China Diduga Tinggalkan Virus Corona di 6 Tempat Singapura

Sekelompok turis asal China diduga telah meninggalkan virus corona di enam titik yang mereka kunjungi di Singapura. Para turis ini setidaknya telah membuat tujuh orang di Singapura positif virus corona, salah satunya warga negara Indonesia.
Menurut laporan Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) yang dikutip dari dari Straits Times, kelompok turis itu berisi 20 warga asal Guangxi, sekitar 1.000 kilometer dari pusat virus corona di kota Wuhan. Mereka mengunjungi enam tempat ini pada 22 hingga 23 Januari lalu.
Mereka dibawa oleh seorang pemandu wisata asal Singapura yang kini mengidap virus corona. Setidaknya ada tiga orang di dua toko yang dikunjungi para turis China itu yang juga positif virus.
Kelompok turis itu telah pulang ke negaranya setelah sebelumnya wisata di Malaysia. Setelah mereka tiba di China, diketahui dua di antaranya positif virus corona.
Enam tempat yang mereka kunjungi adalah:
1. Yong Thai Hang, toko obat China di Lavender Street.
Dua pekerja toko ini dan pemandu wisata yang membawa turis China tertular virus corona. Salah seorang pekerja toko ini kemudian menulari warga Indonesia yang bekerja di rumahnya. Ikut tertular di rumah itu adalah suami dan anaknya yang baru berusia enam bulan.
2. Diamond Industries Jewellery Company, toko perhiasan di Harbour Drive.
Seorang pekerja di toko ini, pria berusia 40 tahun, tertular virus corona. Dia adalah suami dari pemandu wisata yang sebelumnya telah tertular virus.
3. Restoran Meeting You di Hamilton Road.
4. Restoran Royal Dragon di Havelock Road.
5. T Galleria by DFS, toko bebas bea di Scotts Road.
6. D'Resort @ Downtown East di Pasir Ris.
Hanya dua dari keenam tempat itu masih dibuka hingga saat ini, yakni D'Resort at Downtown East dan T Galleria by DFS. Namun menurut Straits Times, toko-toko itu kosong dari pengunjung.
Lebih dari dua minggu berlalu sejak kedatangan para turis China tersebut, pemerintah Singapura masih terus merunut warga yang melakukan kontak dengan mereka. Sejauh ini sudah 142 orang ditemukan, hanya satu yang menunjukkan gejala virus corona.
Di Singapura sendiri saat ini ada 30 orang positif virus corona, dua pasien kritis. WNI yang mengidap virus ini dilaporkan kini dalam kondisi stabil, berdasarkan pernyataan Kedutaan Besar RI.
Masih ada 147 suspect virus corona yang menunggu hasil pemeriksaan oleh tim medis Singapura. Sebelumnya sudah 310 orang yang dinyatakan negatif.
Data saat ini menunjukkan pasien meninggal akibat virus corona di China dan beberapa negara mencapai 636 orang. Sementara jumlah yang terjangkit sudah lebih dari 31 ribu orang.
