Harimau Sumatera Muncul di Jalur Pendakian Gunung Sibayak

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Harimau Sumatera di Kebun Binatang Bandung. Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana
zoom-in-whitePerbesar
Harimau Sumatera di Kebun Binatang Bandung. Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

Taman Hutan Raya Bukit Barisan mengatakan, Harimau Sumatera beberapa kali terlihat di sekitar jalur pendakian Gunung Sibayak, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Salah seorang staf Taman Hutan Raya Bukit Barisan, Ashido ASM Munthe, mengatakan Harimau Sumatera itu pertama kali terlihat petugas retribusi di pos pendakian pada 29 Agustus 2020.

Kemudian pada 30 September 2020, pengunjung yang mengendarai mobil juga melihatnya di pos pendakian. Namun Ashido memastikan harimau itu terlihat bukan di pemukiman penduduk.

“Bukan di pemukiman, (tapi) masuk kawasan Desa Jaranguda, sebelum ke gunung, sebelum pos pendakian. Masih di jalur wisata yang membelah Hutan Tahura,” kata Ashido kepada wartawan, Rabu (14/10).

kumparan post embed

Terkait keberadaam Harimau itu, saat ini pihak Taman Hutan Raya Bukit Barisan sudah bekerjasama dengan BBKSDA untuk memasang camera trap dan mengawasi pergerakan harimau.

Akan tetapi, selama Oktober ini Harimau Sumatera itu belum kembali terlihat.

“Interval kemunculannya cukup lama. Selama Oktober belum ada,” ucap Ashido.

Ilustrasi naik gunung Foto: Dok. Thinkstock

Selain itu pihaknya rutin melakukan patroli, khususnya malam hari. Bahkan mereka juga menghidupkan petasan agar harimau lari ke hutan.

“Kita mencoba meminimalisir konflik,” kata dia.

Hingga saat ini, Ashido mengatakan jalur pendakian Gunung Sibayak belum ditutup. Ia juga meminta para pendaki tetap waspada.

“Untuk para pendaki kita ingatkan tetap waspada. Selalu kita ingatkan dan kita tetap melakukan patroli. Mudah-mudahan, harimau itu semakin masuk ke tengah hutan,” tutup dia.