Imam Besar Istiqlal Bicara soal Lingkungan di Depan Paus Fransiskus

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus mencium tangan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (5/9/2024). Foto: Youtube/ Komsos KWI
zoom-in-whitePerbesar
Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus mencium tangan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (5/9/2024). Foto: Youtube/ Komsos KWI

Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menyambut kedatangan Paus Fransiskus di masjid terbesar se-Asia Tenggara itu pada Kamis (5/9).

Di hadapan Paus, Nasaruddin menyerukan keresahan yang terjadi di hampir seluruh penjuru dunia. Yaitu mulai dari konflik antarnegara hingga krisis lingkungan.

"Dan dengan lingkungan alam yang seimbang, akan tetapi, pada kenyataannya, saudara-saudara kita di berbagai belahan dunia ini masih banyak menderita karena konflik," kata Wakil Menteri Agama tahun 2011 sampai 2014 ini.

"Kita juga saat ini sedang menghadapi krisis lingkungan, perubahan iklim, pemerasan global, dan masalah lingkungan lainnya yang mengancam kehidupan ini," lanjut Nasaruddin.

Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus menandatangani deklarasi didampingi oleh Imam Besar Masjid Nazaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Kamis (5/9/2024). Foto: Youtube/ Komsos KWI

Nasaruddin mengatakan pertemuan dan dialog para tokoh agama seperti yang dilaksanakan hari ini sangatlah penting dan dibutuhkan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan kemanusiaan.

Dia kemudian bercerita banyak soal Masjid Istiqlal. Menurut dia, pemancangan tiang pertama dilakukan oleh Presiden Ir. Sukarno pada tanggal 24 Agustus 1961 bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Masjid itu diresmikan penggunaannya oleh Presiden Soeharto pada tanggal 22 Februari 1978.

Untuk menjaga lingkungan, Masjid Istiqlal juga melakukan transformasi menuju green building yang ramah lingkungan.

Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus disambut oleh Imam Besar Masjid Nazaruddin Umar dan Kardinal Ignasius Suharyo saat tiba di Masjid Istiqlal, Kamis (5/9/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

" (Masjid Istiqlal) menjadi rumah ibadah pertama di dunia yang meraih Sertificate Excellent InDesign for Greater Efficiency Age dari World Bank sebagai rumah ibadah dengan bangunan ramah lingkungan atau green building," ujar Nasaruddin.

Kami menyampaikan bahwa kehadiran Paus Fransiskus di masjid terbesar di Asia Tenggara ini, atau terbesar ketiga setelah Masjidil Haram di Makkah dan masjid di Madinah, tentu saja memberikan kehormatan besar kepada kami semua, segenap warga bangsa Indonesia," tutup Nasaruddin.