Irjen Karyoto Bakal Lanjutkan Program Polisi RW Besutan Irjen Fadil Imran

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (5/4). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (5/4). Foto: Haya Syahira/kumparan

Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto mengaku bakal meneruskan program Polisi RW. Program ini dicetuskan oleh Kapolda Metro Jaya sebelumnya, Irjen Fadil Imran.

Karyoto memuji program yang dinilainya efektif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tersebut.

"Cara kapolda yang terdahulu yang bagus, kita tingkatkan, seperti contoh polisi RW itu bagus sekali," kata Karyoto kepada wartawan, Kamis (6/4).

Dia menyatakan bakal terus mengembangkan program yang sudah ada ini untuk menjadi lebih baik ke depannya. Peningkatan sumber daya manusia juga terus dilakukan.

"Mungkin saya hanya memoles kemampuan keterampilan polisi ini kita tingkatkan, dia harus sebagai seorang intelijen, dia sebagai seorang negosiator, dia harus sebagai seorang pemecah masalah," ujar Karyoto.

Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto. Foto: Thomas Bosco/kumparan

Irjen Fadil Imran sebelumnya membentuk polisi RW dengan tujuan mendekatkan anggota Polri dengan masyarakat. Fadil mengatakan, kebanyakan masyarakat yang ia tanya, mengaku tak pernah disambangi langsung oleh anggota Polri.

Oleh karenanya, dia menginginkan jajaran Polda Metro Jaya bisa lebih mendekatkan diri ke masyarakat untuk menunjukkan tugas Polri yang sebenarnya.

"Buat masyarakat tersenyum, adem. Buat masyarakat merasa tertolong kalau polisi hadir. Memperkenalkan diri sebagai polisi RW yang akan membantu masyarakat keluar dari kesulitan," tuturnya.

Fadil merinci di wilayah hukum Polda Metro Jaya terdapat sekitar 10 ribu RW. Sementara, anggotanya ada hampir 30 ribu.

Sehingga hal ini dinilai sangat mencukupi jika satu anggota menjadi polisi RW di daerahnya tempat tinggalnya masing-masing. Termasuk Irjen Fadil sendiri.