Istana Sebut Biaya Pengecatan Pesawat Presiden Sekitar Rp 2 Miliar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. Foto: Dok.  Heru Budi Hartono
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. Foto: Dok. Heru Budi Hartono

Istana kini menjadi sorotan menyusul keputusan pesawat presiden dicat merah. Pakar penerbangan yang juga eks Komisioner Ombudsman Alvin Lie menyebut, biaya pengecatan pesawat mencapai Rp 2 miliar.

Kasetpres Heru Budi Hartono tak membantah ketika ditanya biaya pengecatan pesawat kepresidenan menjadi merah mencapai Rp 2 miliar.

"Ya, kurang lebih segitu (Rp 2 miliar)," kata Heru kepada kumparan, Selasa (2/8).

kumparan post embed

Heru juga menjelaskan warna yang dipilih untuk mengecat pesawat presiden adalah merah, semula biru. Merah dipilih supaya pesawat kepresidenan berwarna merah-putih, sesuai dengan warna bendera Indonesia.

"Merah putih sesuai warna bendera RI. Saat design hanya mengarah ke nuansai Bendera merah Putih RI," kata Heru.

Sebelumnya, Alvin Lie, mengungkap biayanya bisa mencapai Rp 2,1 miliar.

"Hari gini masih aja foya-foya ubah warna pesawat Kepresidenan. Biaya cat ulang pesawat setara B737-800 berkisar antara USD 100 ribu-USD 150 ribu. Sekitar Rp 1,4 miliar sd Rp 2,1 miliar," tulis Alvin Lie di akun Twitternya.

kumparan post embed

Berdasarkan informasi yang dihimpun kumparan dari berbagai sumber, pengecatan pesawat penumpang biasa harganya mencapai USD 150 ribu (Rp 2,15 miliar) hingga USD 300 ribu (Rp 4,30 miliar). Sedangkan harga untuk pesawat yang lebih kecil, bisa hanya USD 50 ribu atau Rp 700 jutaan.