Jangan Lengah! Masih Ada 2 RT Zona Merah dan 22 RT Zona Oranye di Jakarta

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas kesehatan melakukan tes cepat antigen kepada seorang pemudik yang baru tiba di Terminal Bus Kalideres, Jakarta, Senin (17/5).  Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas kesehatan melakukan tes cepat antigen kepada seorang pemudik yang baru tiba di Terminal Bus Kalideres, Jakarta, Senin (17/5). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Ratusan Rukun Tetangga (RT) yang tersebar di 5 Kota Administrasi dan 1 Kabupaten di DKI Jakarta masih termasuk zona penerapan Wilayah Pengendalian Ketat (WPK) atau zona rawan. Zona rawan yang dimaksud adalah zona merah, oranye, dan kuning.

Berdasarkan dari data Peta Pengendalian Wilayah Skala RT di situs resmi corona.jakarta.go.id per 13 Mei 2021, masih ada 2 RT dengan zona merah dan 22 RT zona oranye di Ibu Kota.

1 RT zona merah berlokasi di Jakarta Timur, yaitu RT 006 RW 003 Kelurahan Ciracas. RT ini memiliki 18 kasus positif aktif dengan 8 rumah yang memiliki kasus aktif.

Warga memindahkan kardus di toko Tembako murah khusus untuk warga terdampak pandemi COVID-19 di Kampung Tangguh Jaya RW 9, Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (30/1/2021). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO

1 RT zona merah lainnya berlokasi di Jakarta Pusat, yakni RT 013 RW 009 Kelurahan Rawasari, dengan 17 kasus aktif yang tersebar di 9 rumah.

Sementara 22 RT zona oranye tersebar di 5 Kota Administrasi dengan rincian sebagai berikut.

Kota Administrasi Jakarta Barat, 10 RT Zona Oranye

Kel. Cengkareng Timur, RT 009, RW 004: 3 Kasus Aktif

Kel. Cengkareng Timur, RT 009, RW 001: 3 Kasus Aktif

Kel. Duri Kosambi, RT 007, RW 012: 3 Kasus Aktif

Kel. Duri Kosambi, RT 015, RW 011: 3 Kasus Aktif

Kel. Duri Kosambi, RT 003, RW 001: 5 Kasus Aktif

Kel. Kembangan Utara, RT 007, RW 010: 3 Kasus Aktif

Kel. Meruya Utara, RT 001, RW 001: 3 Kasus Aktif

Kel. Palmerah, RT 007, RW 013: 6 Kasus Aktif

Kel. Rawa Buaya, RT 001, RW 006: 3 Kasus Aktif

Kel. Tegal Alur, RT 009, RW 007: 5 Kasus Aktif

Kota Administrasi Jakarta Timur, 7 RT Zona Oranye

Kel. Cakung Timur, RT 007, RW 006: 3 Kasus Aktif

Kel. Cipinang Besar Selatan, RT 003, RW 008: 4 Kasus Aktif

Kel. Cipinang Melayu, RT 009, RW 011: 7 Kasus Aktif

Kel. Jatinegara Kaum, RT 005, RW 003: 11 Kasus Aktif

Kel. Kalisari, RT 008, RW 001: 6 Kasus Aktif

Kel. Kebon Pala, RT 010, RW 004: 9 Kasus Aktif

Kel. Kebon Pala, RT 005, RW 006: 3 Kasus Aktif

Kota Administrasi Jakarta Utara, 3 RT Zona Oranye

Kel. Kapuk Muara, RT 004, RW 003: 4 Kasus Aktif

Kel. Pademangan Barat, RT 004, RW 014: 3 Kasus Aktif

Kel. Penjaringan, RT 002, RW 012:12 Kasus Aktif

Kota Administrasi Jakarta Pusat, 1 RT Zona Oranye

Kel. Kebon Kelapa, RT 011, RW 001: 3 Kasus Aktif

Kota Administrasi Jakarta Selatan, 1 RT Zona Oranye

Kel. Pondok Labu, RT 013, RW 003: 9 Kasus Aktif

embed from external kumparan

Jakarta Barat memiliki jumlah RT zona rawan terbanyak, dengan 515 RT. 505 di antaranya adalah zona kuning. Disusul oleh Jakarta Timur dengan 433 RT zona rawan, dengan 425 RT zona kuning.

Kota Administrasi Jakarta Utara memiliki 358 RT zona rawan, dengan 355 RT masuk ke zona kuning. Jakarta Selatan memiliki 314 RT zona rawan, di mana 313 RT lainnya masuk ke zona kuning.

RT zona merah, zona oranye, dan zona kuning corona di Jakarta. Foto: Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 221 RT zona rawan berlokasi di Kota Administrasi Jakarta Pusat, dengan 219 RT masuk ke zona kuning. Kabupaten Kepulauan Seribu memiliki 4 RT zona rawan, seluruhnya adalah zona kuning dengan total 6 kasus aktif.

Artinya, total RT zona rawan yang tersebar di DKI Jakarta adalah sebanyak 1.845 RT.