Jenazah George Floyd Diberangkatkan ke Pemakaman dengan Kereta Kuda

Jenazah George Floyd dibawa dengan menggunakan kereta kuda putih menuju Pemakaman Taman Memorial Houston di Pearland, Texas, Selasa (9/6) waktu setempat.
Jenazah Floyd terlebih dulu menjalani proses kebaktian di Gereja The Fountain of Praise. Prosesi penghormatan terakhir ini dihadiri keluarga, teman, kerabat, dan tokoh agama.
Keluarga Floyd tampak mengenakan baju serba putih sebagai simbol penghormatan terhadap sosok yang akrab disapa Big Floyd itu.
Suasana haru mengiringi proses pemakaman Floyd. Isak tangis keluarga tak terbendung saat jenazah dibawa keluar dari gereja menuju Pemakaman Taman Memorial Houston, yang berjarak sekitar 24 kilometer. Floyd akan dimakamkan di samping makam ibunya, Larcenia Floyd.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh dunia atas apa yang telah dilakukan (dukungan) untuk keluarga saya hari ini, terutama George (Floyd)," kata bibi Floyd, Kathleen McGee, dilansir Reuters, Rabu (10/6).
"Saya telah memperoleh keluarga sebesar ini di seluruh dunia," imbuhnya yang tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada dunia atas dukungan untuk mendapat keadilan bagi keponakannya itu.
Saudara Flody, Philonise, mengenang saudara laki-lakinya itu sebagai sosok yang selalu melindungi orang-orang terkasih.
"George adalah superman pribadiku," ungkap Philonise sembari terisak.
Masyarakat umum yang berkumpul di depan gereja pun turut memberi penghormatan terakhir kepada jenazah Floyd. Tak sedikit yang menangis dan berteriak histeris saat kereta kuda yang membawa peti berisi jenazah Floyd melintas.
Prosesi pemakaman Floyd mendapat pengawalan dari pihak kepolisian. Kepala Polisi Houston, Art Acevedo, juga turut mengawal sembari mengepalkan tangannya ke udara sebagai bentuk penghormatan dan dukungan bagi keadilan Floyd.
Kematian Floyd menjadi luka mendalam bagi sebagian masyarakat Amerika Serikat (AS) dan dunia atas tindakan rasialisme dan kekerasan yang dilakukan polisi terhadap kaum kulit hitam.
Floyd meninggal pada 25 Mei di Minneapolis, Minnesota, akibat lehernya dicekik dengan lutut oleh seorang polisi bernama Derek Chauvin selama hampir 9 menit. Floyd sempat meminta tolong karena tak bisa bernapas.
Floyd ditangkap polisi setelah dituduh menggunakan uang palsu untuk membeli makanan. Video rekaman penangkapan Floyd pun beredar luas di media sosial.
Kematian Floyd memicu gelombang protes di seluruh Amerika Serikat dan dunia terhadap rasialisme, penganiayaan terhadap orang kulit hitam, dan kekerasan yang dilakukan polisi. Protes ini pun memunculkan gerakan Black Lives Matter.
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
————-----------------------
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
