Kabar Baik Corona: OTG Sembuh Berkat Cara Simpel hingga Testing di DKI Ditambah

Jumlah pasien positif virus corona di Indonesia telah tembus di angka 100.303 per Senin (27/7). Namun, lebih dari setengahnya telah dinyatakan sembuh dari virus corona, dengan jumlah sebanyak 58.173 orang.
Seiring bertambahnya jumlah kasus infeksi, diharapkan penanganan pandemi virus corona di Indonesia pun semakin baik, dengan semakin banyaknya pemeriksaan, pasien yang sembuh, dan angka kematian dapat ditekan sekecil mungkin.
Berikut kumparan merangkum kabar terkait penanganan virus corona pada Senin (27/7) kemarin:
Kisah Merawat Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Secara Simpel
Proses perawatan pasien positif virus corona tak harus dilakukan di rumah sakit rujukan atau puskesmas setempat. Sebab, penanganan di rumah sakit lebih dikhususkan bagi mereka yang mengalami gejala berat dan berpenyakit penyerta (comorbid).
Sementara pasien positif virus corona yang tak bergejala atau yang kini disebut kasus konfirmasi tanpa gejala (OTG) bisa melakukan isolasi mandiri di rumah. Ini yang dilakukan seorang pria di Kebayoran Lama bernama Teddy (bukan nama sebenarnya -red) dalam merawat mertuanya (59) yang dinyatakan positif virus corona.
Mertua Teddy merupakan pasien tanpa gejala yang hanya batuk dan bersin ringan. Teddy pun memilih merawat mertuanya sendiri di rumah meski puskesmas setempat telah menghubunginya dan siap membawa mertuanya ke RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet.
Mulai 18 Juli, perawatan intensif dilakukan pada mertuanya. Caranya cukup simpel dan gampang. Setiap hari Teddy memberi vitamin C dosis tinggi, vitamin B Complex, makan dengan ikan setiap hari. Tak berhenti di situ sang mertua juga diberi keleluasaan untuk mendapat hiburan dari Youtube.
"Kita padu makanan bergizi, vitamin, dan biar rileks di kamar, kuota buat nonton YouTube. Jadi santai," ungkap Teddy.
Tedy sempat khawatir mertuanya ini punya penyakit bronkhitis, pernah stroke ringan, dan perokok. Namun ia terus berikhtiar agar mertuanya dapat cepat sembuh.
Setiap pagi, Teddy juga meminta mertuanya untuk berjemur. Hingga akhirnya pada Sabtu (25/7) kemarin sang mertua akhirnya sembuh setelah di-swab test di sebuah klinik.
236 Mesin Isi Ulang Uang Elektronik di 100 Halte TransJakarta demi Cegah Penularan Corona
TransJakarta terus berupaya mencegah penularan virus corona di transportasi umum. Salah satu upayanya adalah menyediakan 236 mesin isi ulang uang elektronik di 100 halte, dengan target selesai pada akhir Agustus.
Kepala Divisi Sekretaris Korporasi TransJakarta, Nadia Diposanjoyo, mengatakan, langkah ini menjadi upaya TransJakarta untuk mengurangi kontak fisik antarorang di tengah pandemi virus corona. Sehingga penerapan jaga jarak dapat dilakukan secara baik di transportasi umum.
Nantinya, penumpang TransJakarta dapat menggunakan mesin itu untuk kartu perdana atau isi ulang kartu elektronik melalui pembayaran secara tunai. Adapun layanan pembayaran secara debit juga akan segera diterapkan dalam waktu dekat.
6 Kabupaten di Papua Nol Kasus Pasien Positif Corona
Kasus infeksi virus corona di Papua menunjukkan tren penurunan usai enam kabupaten tak lagi merawat pasien positif. Keenam daerah itu adalah Boven Digoel, Supiori, Tolikara, Mamberamo Tengah, Waropen dan Puncak Jaya.
Sehingga saat ini, masih ada 13 kabupaten/kota di Papua terdapat pasien positif virus corona. Kota Jayapura masih menjadi daerah dengan kasus terbanyak, diikuti Kabupaten Jayapura dan Mimika.
Testing Corona di DKI Jakarta Akan Ditingkatkan
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan penanganan virus corona di ibu kota akan terus ditingkatkan, termasuk kapasitas pemeriksaan (testing) di Jakarta. Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk melindungi warga dari penularan virus corona yang lebih luas.
Hal ini disampaikan Riza saat menanggapi pandangan fraksi-fraksi DPRD DKI terkait Raperda P2APBD tahun anggaran 2019, Senin (27/7).
"Akan terus mengupayakan meningkatkan kapasitas testing di lapangan. Hal ini penting untuk mempercepat identifikasi penyebaran COVID-19 di seluruh wilayah Jakarta. Dengan ditemukannya warga yang teridentifikasi terpapar COVID-19 pada saat pelaksanaan testing, maka dengan cepat akan dapat melakukan isolasi," kata Riza.
————-----------------------
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
