Kabar Baik Corona: Temuan Rapid Test 2.0 hingga Cara Unik Bagi Sembako

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga RW 10 Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur menerima bansos sembako. Foto: Dok. Kemensos
zoom-in-whitePerbesar
Warga RW 10 Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur menerima bansos sembako. Foto: Dok. Kemensos

Jumlah kasus positif virus corona di Indonesia kembali bertambah. Per 14 Mei, kasus positif bertambah 568 orang, sehingga total kini ada 16.006 terjangkit corona.

Jumlah pasien yang meninggal juga bertambah 15 orang, sehingga total menjadi 1.043 orang. Namun yang melegakan, jumlah pasien yang sembuh bertambah 231 orang menjadi 3.518 orang.

Meski jumlah kasus masih terus bertambah, namun masih ada banyak kabar baik di tengah usaha pemerintah menekan penyebaran virus corona di Indonesia. Berikut sejumlah kabar baik yang telah kumparan rangkum:

1. Ilmuwan ITB-Unpad Bikin Alat Rapid Test 2.0

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan ilmuwan dari Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil mengembangkan alat tes corona. Para ilmuwan berhasil membuat dua alat baru selain peralatan rapid test dan PCR.

"Alat tes yang pertama namanya rapid test 2.0 kira-kira begitu. Jadi kalau yang lama kita sebut 1.0 nah ini 2.0," kata Emil di Kampus Unpad, Kamis (14/5).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan keterangan pers di Gedung Pakuan, Bandung. Foto: Dok. Humas Pemprov Jawa Barat

Emil menjelaskan, rapid test 2.0 memiliki kelebihan soal tingkat akurasi dibandingkan pendahulunya. Jika versi sebelumnya menggunakan darah, maka rapid test terkini menggunakan swab atau teknik usap, sehingga akurasinya bisa mencapai 80 persen.

"Apakah kelebihan 2.0? Dia cepatnya sama seperti rapid test darah tapi dia akurasinya bisa sampai 80 persen karena tidak menggunakan darah tapi menggunakan swab, kira-kira begitu ya," jelasnya.

2. Bansos Disabilitas-Lansia Dikirim Via Pos

Masyarakat terdampak pandemi virus corona yang penerima bansos tunai atau Bantuan Langsung Tunai biasanya akan datang ke kantor PT Pos Indonesia untuk mengambil bantuan mereka. Namun, Kementerian Sosial memberikan pengecualian kepada lansia dan disabilitas.

Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos Asep Sasa Purnama mengatakan, PT Pos Indonesia akan langsung mengantarkan ke rumah jika masyarakat dalam dua kategori tersebut tidak memungkinkan datang ke Kantor Pos.

Petugas PT Pos Indonesia menyerahkan bantuan sosial (bansos) tunai tahap pertama Kemensos kepada salah seorang KPM di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/4/2020). Foto: Dok. Kemensos

"Untuk keluarga penerima manfaat yang tidak memungkinkan dipanggil dan datang ke lokasi pengambilan, kantor Pos akan mengantar langsung untuk saudara kita yang disabilitas dan lansia," kata Asep.

Hingga saat ini, sudah ada 8 juta data penerima bansos yang diterima Kemensos. Untuk penyaluran tahap I sudah diberikan kepada 2 juta KK.

3. Berbagi Sembako dengan Cara Unik di Jakarta Selatan

Cara unik diterapkan Kelurahan Kebon Baru, Jakarta Selatan, dalam membantu warga yang terdampak pandemi virus corona. Cara unik itu dilakukan dengan mendirikan rak berbagi untuk masyarakat.

"Dalam rangka kolaborasi sosial berskala besar untuk penanganan COVID-19, kantor Kelurahan Kebon Baru menyiapkan rak berbagi untuk masyarakat yang ingin berbagi," kata Lurah Kebon Baru, Fadhilah Nursehati dalam keterangan tertulisnya.

Kantor kelurahan kebon baru menyiapkan Rak Berbagi untuk masy yang ingin berbagi selama pandemi COVID-19. Foto: Dok. Istimewa

Warga yang ingin membantu mereka yang kesulitan dapat memberikan bantuan di rak berbagi yang sudah disediakan kelurahan. Cara ini dinilai cukup ampuh di mana Jakarta tengah menerapkan PSBB.

"Dengan menggunakan momentum bulan suci Ramadhan diharapkan masyarakat yang ingin berbagi dengan skala kecil bisa menaruh bantuannya di rak ini," ucapnya.

4. Larangan Mudik Disebut Efektif Cegah Warga Mudik

Pemerintah telah mengumumkan larangan mudik untuk mencegah penyebaran virus corona semakin meluas ke daerah. Kebijakan itu tertuang dalam Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Mudik di Tengah Wabah Virus Corona.

Kemenhub mengklaim penerapan Permenhub cukup efektif menekan masyarakat yang ingin mudik menggunakan transportasi publik. Sebab, Kemenhub bersama instansi terkait seperti TNI-Polri hingga Gugus Tugas terus melakukan pemantauan di lapangan.

Petugas Kepolisian mengecek muatan truk yang melintasi tol Jakarta-Cikampek di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (9/5). Foto: ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

“Dari pemantauan kami, sejauh ini implementasi dari kebijakan pengendalian transportasi untuk orang-orang yang memiliki kriteria dan syarat tertentu sesuai SE Gugus Tugas masih terkendali dan berjalan baik di seluruh moda transportasi. Baik di darat, laut, udara, dan kereta api,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangannya.

Data selengkapnya bisa dilihat pada tautan berita di bawah ini:

kumparan post embed

5. Solidaritas Doa Kebangsaan 6 Tokoh Agama di Tengah Pandemi

Kementerian Agama menggelar acara Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan dengan tema 'Mendoakan Indonesia Bebas dari Virus Corona, Membangkitkan Kepedulian dan Rasa Kemanusiaan'. Acara yang diselenggarakan secara virtual itu menghadirkan tokoh-tokoh dari enam agama di Indonesia.

Menag Fachrul Razi menuturkan, doa bersama ini digelar atas nama bangsa dan kemanusiaan dan diinisiasi oleh umat beragama di seluruh dunia.

Berikut isi doanya:

kumparan post embed

6. Bansos DKI Tahap 2 Mulai Didistribusikan

Pemprov DKI Jakarta mulai mendistribusikan bansos tahap II. Sekretaris Perusahaan PD Pasar Jaya, Sumanto, mengatakan, distribusi bansos pertama dilakukan di wilayah Jakarta Timur.

"Wilayah Jakarta Timur. Terkait komunikasi bansos dan update informasinya ditangani langsung oleh Direksi Pasar Jaya," ujar Manto saat dikonfirmasi.

Penyaluran bantuan sosial dari Pemprov DKI dalam periode Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. Foto: Instagram/@dkijakarta

Secara terpisah, Kepala Divisi Perkulakan Retail Distribusi PD Pasar Jaya, Edison Sembiring, mengatakan bansos tahap II akan dibagikan pertama ke Kecamatan Pasar Rebo dan Cipayung, Jakarta Timur.

"Kami dapat data dari Dinas Sosial untuk distribusi di wilayah Kecamatan Pasar Rebo dan Kecamatan Cipayung ya," kata Edison.

7. Sembako untuk WNI di Australia

Sejumlah WNI di Australia mendapatkan bantuan sembako dari KBRI Canberra. Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu, Y. Kristiarto S. Legowo mengatakan, bantuan sembako ini ditunjukan untuk para WNI di Australia terutama di sekitar Canberra dan terdampak pandemi virus corona.

Kristiarto menuturkan, penyerahan bantuan sembako ini menegaskan negara selalu untuk para warganya. Negara akan terus memberikan perlindungan kepada mereka.

KBRI Canberra membagikan sembako untuk WNI. Foto: Dok. KBRI Canberra

“Kami tidak ingin WNI di Australia merasa sendirian. Saat ini kita semua sedang diuji dan solidaritas sesama WNI harus tetap kita bangun," kata Kristiarto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/5).

"Yakinlah bahwa negara hadir melalui Perwakilan RI di berbagai belahan dunia dan akan selalu terdepan dalam melindungi WNI di manapun berada dan dalam kondisi apa pun,” tambahnya.

Paket sembako yang dibagikan terdiri dari 80 paket berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, mi instan, makanan kaleng, gula, dan biskuit. Penerima bantuan itu mayoritas merupakan mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di berbagai universitas di Canberra dan WNI yang kehilangan pekerjaannya akibat pandemi COVID-19.

embed from external kumparan

==========

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.