Kabar Baik: Tak Ada Peningkatan Corona Signifikan di DKI Sepekan Usai Lebaran

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pembangunan gedung bertingkat di Jakarta. Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana
zoom-in-whitePerbesar
Pembangunan gedung bertingkat di Jakarta. Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

Mudik Lebaran telah usai. Masyarakat yang kembali ke Jakarta juga telah mulai melakukan aktivitasnya selama sepekan terakhir.

Namun, melihat saat ini masih dalam situasi pandemi COVID-19, dalam beberapa tahun terakhir selalu terjadi peningkatan kasus setelah libur panjang seperti lebaran, natal dan tahun baru.

Hingga saat ini sampai dengan H+15 Lebaran pada Minggu (15/5) peningkatan kasus corona harian di Jakarta tidak signifikan. Kasus harian bahkan tak lebih dari 150 orang.

Angka positivity rate pekanan mengalami penurunan hingga di bawah batas aman standar WHO. Saat ini, positivity rate pekanan di Jakarta mencapai 1,3 persen.

Untuk diketahui, positivity rate merupakan perbandingan antara jumlah kasus positif COVID-19 dengan jumlah tes yang dilakukan.

Semakin tinggi angka positivity rate, maka pandemi di wilayah tersebut semakin buruk. WHO menetapkan ambang batas minimal positivity rate sebesar 5%.

embed from external kumparan

Dikutip dari situs corona.jakarta.go.id, angka kasus positif COVID-19 di Jakarta per 9-15 Mei 2022 tertinggi terjadi pada Selasa (10/5) sebanyak 150 kasus dalam sehari. Sedangkan kasus terendah terjadi pada Minggu (15/5) sebanyak 93 kasus dalam sehari.

Selain itu, angka kesembuhan masih fluktuatif sepekan ke belakang. Kesembuhan tertinggi tercatat pada Sabtu (14/5) dengan jumlah sebanyak 95 orang. Sementara jumlah kesembuhan paling sedikit dalam sepekan ini terjadi pada Jumat (13/5) dengan 43 orang.

Angka positivity rate di Jakarta menunjukkan adanya penurunan dalam sepekan terakhir. Pekan ini, positivity rate berada di angka 1,3 persen dari 61.577 warga Jakarta yang melakukan tes PCR.

embed from external kumparan

Angka positivity rate ini mengalami penurunan setiap harinya dalam seminggu terakhir sejak pada Senin (9/5) yang berada di angka 1,8 persen dari 28.617 warga Jakarta yang melakukan test PCR sepekan terakhir.

Berikut data kasus positif harian di Jakarta per tanggal 9-15 Mei 2022;

9 Mei 2022: 102 kasus

10 Mei 2022: 150 kasus

11 Mei 2022: 129 kasus

12 Mei 2022: 100 kasus

13 Mei 2022: 101 kasus

14 Mei 2022: 114 kasus

15 Mei 2022: 93 kasus

Berikut data kesembuhan harian di Jakarta per tanggal 9-15 Mei 2022;

9 Mei 2022: 83 orang

10 Mei 2022: 91 orang

11 Mei 2022: 78 orang

12 Mei 2022: 33 orang

13 Mei 2022: 43 orang

14 Mei 2022: 95 orang

15 Mei 2022: 72 orang

Berikut data positivity rate pekanan di Jakarta per tanggal 9-15 Mei 2022;

9 Mei 2022: 1,8 persen

10 Mei 2022: 1,7 persen

11 Mei 2022: 1,6 persen

12 Mei 2022: 1,4 persen

13 Mei 2022: 1,3 persen

14 Mei 2022: 1,3 persen

15 Mei 2022: 1,3 persen