News
·
20 Juni 2021 19:57
·
waktu baca 2 menit

Kalah PSU Pilgub Kalsel, Denny Indrayana Kembali Gugat ke MK

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kalah PSU Pilgub Kalsel, Denny Indrayana Kembali Gugat ke MK (260197)
searchPerbesar
Denny Indrayana usai rapat membahas hasil PSU Pilgub Kalsel. Foto: Facebook/@Denny Indrayana
Calon Gubernur Kalimantan Selatan, Denny Indrayana, memutuskan menggugat hasil pemungutan suara ulang (PSU) Pilgub Kalsel 2020 ke Mahkamah Konstitusi. Keputusan ini diambil setelah dirinya menggelar rapat bersama tim penasihat hukum pada Minggu (20/6).
ADVERTISEMENT
"Baru selesai rapat untuk persiapan memasukkan permohonan sengketa hasil Pilgub Kalsel ke MK," kata Denny Indrayana dalam keterangannya.
Denny menuturkan, gugatan PSU Pilgub Kalsel ini akan diajukan pada Senin (21/6).
"Ulun (saya), Dr. Bambang Widjojanto, Dr. Heru Widodo dan tim kuasa hukum sepakat memasukkan permohonan besok Senin di MK," ucap Denny Indrayana dalam keterangannya.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Haji Denny itu mengatakan kembali mengajukan gugatan ke MK bukan karena dirinya tidak ingin mengaku kalah dalam Pilgub Kalsel 2020. Sebab ia menilai terjadi banyak kecurangan dalam Pilgub Kalsel 2020.
"Kami bukan tidak mau mengaku kalah, tapi kami memang pantang menyerah. Karena ikhtiar menegakkan Pilgub Kalsel yang luber, jujur, adil, dan demokratis, tanpa kecurangan, tanpa politik uang, memang amat layak diperjuangkan," ucap eks WamenkumHAM itu.
ADVERTISEMENT
"Minta maaf, minta ampun, minta rela dan minta doa pian seberataan. Hormat ulun, Haji Denny," tutup Denny.
Sebelumnya, KPU tetap menggunakan Sistem Rekapitulasi Elektronik (Sirekap) dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Pilgub Kalsel 2020, usai pemungutan suara pada Rabu (9/6).
Data dalam Sirekap tidak ditampilkan khusus hasil PSU, tapi diakumulasi dengan data hasil Pilgub sebelum PSU.
Ada dua kandidat cagub dan cawagub bertarung dalam Pilgub Kalsel yakni paslon 01 Sahbirin Noor-Muhidin sebagai petahana, melawan paslon 02 Denny Indrayana-Difriadi Darjat atau H2D.
Mereka memperebutkan 266.757 suara yang masuk dalam DPT di PSU Pilgub Kalsel 2020. Total ada 827 TPS terlibat.
Berdasarkan hasil akhir Sirekap (100 persen), Sahbirin-Noor unggul dengan 51,17 persen atau meraih 871.068 suara. Sedangkan H2D hanya 48,83 persen atau meraih 83.145 suara.
ADVERTISEMENT
Suara masuk 100 persen dari PSU paslon 01 mendapat tambahan 119.252 suara. Lalu paslon 02 mendapat tambahan 57.067 suara. Suara sah mencapai 176.319 suara.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020