Kampus LIPIA Bantuan Raja Salman Mulai Dibangun

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Hidayat Nurwahid dan perwakilan LIPIA. (Foto: Dok. LIPIA)
zoom-in-whitePerbesar
Hidayat Nurwahid dan perwakilan LIPIA. (Foto: Dok. LIPIA)

Pembangunan gedung serbaguna Kampus Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta bantuan Raja Arab Salman bin Abdulaziz al-Saud akan segera dimulai. Pembangunan ditandai peletakan batu pertama oleh Rektor Universitas Muhammad bin Sa’ud Al-Islamiyah, Sulaiman Abul Khail pada Minggu (9/4) malam di Jalan TB Simatupang, Ciracas, Jakarta Timur.

Abal menyatakan pendirian lembaga pendidikan ini berlatar belakang atas hubungan persaudaraan antara Arab Saudi dan Indonesia. Menurutnya persaudaraan antara Arab Saudi dengan Indonesia berakar dari hubungan sejarah yang sangat kuat.

"Yang Mulia Khadimul Haramain Asy Syarifain, Raja Salman bin Abdul Aziz menaruh perhatian sangat besar kepada Republik Indonesia, sesuai dengan prinsip Arab Saudi dalam membangun hubungan strategis bersama negara-negara sahabat. Karena itu, kunjungan beliau baru-baru ini ke Indonesia, mempunyai banyak tujuan dan makna," kata Abal Khail dalam sambutannya, Minggu (9/4).

Hidayat Nurwahid dan perwakilan LIPIA. (Foto: Dok. LIPIA)
zoom-in-whitePerbesar
Hidayat Nurwahid dan perwakilan LIPIA. (Foto: Dok. LIPIA)

Baca juga: Ibu yang Disandera bersama Bayinya di Angkot Masih Syok

LIPIA merupakan lembaga pendidikan yang menginduk pada Universitas Imam. Ia mengungkapkan saat ini seluruh lembaga pendidikan Arab menentang adanya terorisme, radikalisme dan ekstrimisme.

Duta Besar Arab Saudi, Usamah Asy-Syu’aiby mengatakan kunjungan Raja Salman beberapa waktu lalu merupakan kegembiraan bagi kedua negara. Dari 11 nota kesepahaman yang telah ditandatangani, ia menilai pembangunan manusia yang paling berharga dan tak ternilai harganya.

"Ini terwujud dalam kerjasama bidang pendidikan dan budaya," kata Usamah.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR Hidayat Nurwahid menyampaikan terima kasih atas kunjungan Raja Salman. Menurutnya bangsa Indonesia telah mengambil banyak manfaat dari LIPIA, seperti kegiatan, dosen, mahasiswa dan alumninya.

"Kunjungan ini bukan hanya mempererat hubungan kedua negara, tetapi membantu terwujudnya kerjasama secara nyata antara bangsa Indonesia dan Arab Saudi dalam berbagai bidang, termasuk di antaranya bidang pendidikan,” kata dia.

Baca juga: Dua Serangan Bom di Mesir Tewaskan 43 Orang

Rencananya komplek gedung serbaguna LIPIA akan dibangun di atas tanah seluas 27 ribu meter persegi. Gedung akan terdiri dari ruang kelas, aula, tempat bermain, laboratorium, dan lainnya. Pembangunan direncanakan akan selesai dalam dua tahun.