Kasus Gagal Ginjal Anak Muncul Lagi, Wapres Minta BPOM-Kemenkes Usut Tuntas

10 Februari 2023 16:44 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi Gangguan Ginjal pada Anak. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Gangguan Ginjal pada Anak. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Kasus gagal ginjal akut pada anak kembali muncul. Seorang balita meninggal, satu lainnya kini sudah sembuh. Keduanya warga Jakarta.
ADVERTISEMENT
Balita meninggal sempat minum obat demam sirop Praxion. Namun, berdasarkan uji lab terhadap tujuh sampel obat sirop yang dilakukan BPOM, hasilnya produksi obat sirop masih memenuhi syarat.
Terkait hal ini, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah sudah meminta Kementerian Kesehatan dan BPOM untuk terus melakukan pengawasan. Juga penertiban obat yang diduga menjadi penyebab gagal ginjal akut pada anak.
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin. Foto: Dok. Sekretariat Wakil Presiden
"Terus dilakukan penelusuran, ya, apa hal yang menyebabkan ini [gagal ginjal akut pada anak]. Itu saya kira pemerintah terus seperti itu," kata Ma'ruf usai peresmian BLK Komunitas di Lombok Tengah, Jumat (10/2).
Selain itu, Ma'ruf juga meminta Kemenkes memberikan bantuan kepada keluarga yang anaknya terjangkit gagal ginjal akut.
"Supaya mereka datang dan memberikan semangat kepada mereka, menyantuni orang-orang yang terkena penyakit itu, korban-korban itu," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, ada dua anak di Jakarta yang dilaporkan mengalami gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGPA). Dalam kasus itu, satu anak meninggal dunia dan satu anak lagi masih menjalani perawatan intensif.
Keduanya sama-sama demam dan diberi obat penurun panas. Salah satu obat panas yang diberikan adalah obat sirop Praxion.