Kata BBKSDA Jatim soal Viral Video Harimau yang Terlihat Kurus di Maharani Zoo

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto viral Bhaksi yang tampak sangat kurus. Foto: Istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Foto viral Bhaksi yang tampak sangat kurus. Foto: Istimewa.

Viral video yang memperlihatkan seekor harimau sumatera di Maharani Zoo dan Goa yang tampak kurus. Atas ramainya video itu, Balai Besar KSDA (BBKSDA) Jawa Timur memberikan klarifikasi soal kondisi satwa tersebut.

BBKSDA menurunkan Tim Wild Rescue Unit (WRU) untuk mengecek kondisi harimau bernama Bhaksi itu di Maharani Zoo. Peninjauan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang KSDA Wilayah II Gresik, Wiwied Widodo.

"Tim WRU Balai Besar KSDA Jawa Timur telah melakukan verifikasi langsung ke Lembaga Konservasi Maharani Zoo dan Goa untuk melakukan pengamatan kondisi dan morfologi harimau sumatera yang diberi nama “Bhaksi” dari jarak dekat (nahok)," tulis rilis BBKSDA Jatim yang dikutip kumparan, Kamis (10/9).

Berdasarkan hasil pengamatan tersebut dilakukan analisis body scoring untuk menilai kondisi morfologi, Bhaksi telah berusia 15 tahun. Selain itu terdapat banyak guratan tua di wajah dan pelipis mata, rumbai juga telah mengalami penipisan dalam tubuh Bhaksi.

kumparan post embed

"Namun masih dalam kondisi badan tetap sehat dan tidak kurus," ujar institusi tersebut.

Berdasarkan catatan medis, catatan pemberian pakan, dan pemberian obat untuk tiga bulan terakhir, tidak ada indika penurunan kesehatan, pengurangan pemberian pakan dan nutrisi lainnya. Semua diberikan sesuai porsi dan takaran satwa dengan usia tersebut.

Selain itu, tim juga melakukan penimbangan berat badan Bhaksi. Posisi angka timbangan pada saat berat kosong menunjukkan 254 kilogram (di atas timbangan diletakkan kandang kecil), pada posisi satwa masuk menunjukkan angka 356 kilogram sampai dengan 359 kilogram.

Tim menunggu sampai dengan kondisi timbangan pada posisi stabil dan timbangan digital berhenti pada angka 357 kilogram, sehingga berat badan Bhaksi adalah 103 kilogram. Berat badan tersebut dalam kondisi satwa belum diberikan makan, karena makanan akan berikan setelah penimbangan, hal ini untuk mempermudah Bhaksi kembali ke kandang nahok.

instagram embed

Berdasarkan buku “Tiger (Panthera tigris) Care Manual” menyatakan bahwa kondisi berat badan normal harimau sumatera (yang hidup di area tropis) adalah berkisar 100-140 Kg.

"Berdasarkan hasil penimbangan berat badan Bhaksi dapat disimpulkan bahwa kondisi berat badan Bhaksi dalam kategori normal, apalagi bagi harimau sumatera dengan usia 15 tahun," tulisnya.

Wiwied menyampaikan Bhaksi merupakan indukan yang cukup produktif. Pada saat berada di Jatim Park 2, hewan jantan itu memberikan benih anakan dan berhasil dilahirkan dua ekor anak harimau sumatera.

"Pada tahun 2019, bertempat di Lembaga Konservasi Maharani Zoo dan Goa ini, Bhaksi bersama indukan betina bernama Gendis kembali melahirkan 3 ekor bayi harimau yang diberi nama Raung (Jantan), Rengganis (betina) dan Rani (betina), bisa dilihat ketiga anak harimau itu saat ini ini sangat sehat juga," pungkasnya.

embed from external kumparan