Kawasan Lippo Karawaci Terendam Banjir setelah Diguyur Hujan Deras

4 Oktober 2022 18:10 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Genangan air usai hujan deras di kawasan Lippo Karawaci, Tangerang, Selasa (4/10/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Genangan air usai hujan deras di kawasan Lippo Karawaci, Tangerang, Selasa (4/10/2022). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Hujan deras mengguyur wilayah Tangerang menimbulkan genangan air hingga banjir di beberapa titik pada Selasa (4/10) petang. Salah satunya di Kawasan Lippo Karawaci, Kecamatan Curug.
ADVERTISEMENT
Air dengan ketinggian sekitar 60 centimeter merendam jalanan. Bukan cuma itu, kendaraan roda dua hingga roda empat yang terparkir di kawasan tersebut turut terendam.
Salah seorang pengguna jalan, Uly mengatakan, banjir kerap kali melanda wilayah itu bila terjadi hujan lebat.
"Memang sering banjir dua tahun ini, kalau hujan lebat langsung tinggi airnya," katanya.
Sistem drainase yang buruk di kawasan ini, serta adanya luapan air dari Kali Sabi, turut menjadi faktor banjir.
Alhasil, pengguna jalan memilih untuk menepikan kendaraannya sembari menunggu banjir surut. Nampak juga petugas dari Polres Tangerang Selatan turun ke lokasi untuk mengatur arus lalu lintas, mengingat jalur tersebut menjadi akses masuk dan ke luar Tol Tangerang-Karawaci.
Sejumlah rumah juga dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian 30 sampai 50 centimeter. Salah satunya di kawasan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
Genangan air usai hujan deras di kawasan Lippo Karawaci, Tangerang, Selasa (4/10/2022). Foto: Dok. Istimewa
Salah seorang warga, Rumi mengatakan, banjir telah merendam akses jalan warga dan sudah masuk ke area halaman rumah.
ADVERTISEMENT
"Di sini kondisi rumahnya tinggi dibandingkan jalan, jadi di jalan ketinggian air sekitar 30 centimeter, dan sudah masuk ke area halaman rumah kami," ujarnya.
Sekitar 15 rumah dilaporkan terendam banjir yang disebabkan luapan air Kali Sabi.
"Biasanya kalau hujannya sudah tidak deras, air surut perlahan, semoga saja ini cepat surutnya, mengingat sampai sekarang masih gerimis," ungkapnya.