Kepala BPBD DKI: Warga Mampu Baiknya Tak ke Isoter Untuk Isoman, Ada Hotel
·waktu baca 2 menit

Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji meminta warga mampu untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) di hotel. Sehingga lokasi isolasi terpusat (isoter) yang disiapkan Pemprov DKI dapat diisi oleh warga yang kurang mampu.
“Jadi kita harapkan keluarga mampu, orang kaya itu agar memanfaatkan hotel-hotel yang berbayar, mereka bisa membiayai sendiri, jadi mereka tidak mengganggu porsi untuk orang-orang kecil,” kata Isnawa dalam rapat koordinasi dengan Komisi A DPRD DKI Jakarta, Selasa (15/2).
Hal ini berlaku untuk masyarakat terkonfirmasi positif COVID-19 tanpa gejala sampai dengan gejala ringan sesuai dengan hasil konsultasi dokter. Isnawa menilai, warga tak mampu tentu tidak memiliki fasilitas memadai di rumah sehingga perlu dirawat di isoter. Beda dengan warga yang mampu.
“Hotel-hotel bahkan ada yang sampai (menyediakan) misalnya 20 juta (per paket isoman) dan lain-lain,“ lanjut Isnawa.
Anggota DPRD DKI lainnya juga menyetujui aturan tersebut. Mereka meminta Pemprov DKI lebih selektif dalam memilah pasien yang akan mendapatkan fasilitas isolasi gratis di isoter.
“Walaupun gratis kan dibayar pakai uang APBD, jadi harus ada skala prioritas. Saya pikir itu menjadi catatan karena orang kaya ini terkadang berlagak miskin, kan gitu. Yang miskin haknya dipakai sama orang kaya,” kata Wakil Ketua Komisi A, Inggard Joshua.
Isnawa lalu menambahkan, aturan mengenai kebijakan peserta isoter ini sudah di koordinasikan dengan sudin-sudin terkait penanganan COVID-19 di DKI Jakarta.
“Memang hasil koordinasi kami dengan kadin kesehatan seperti saran Bapak (DPRD DKI Jakarta) kami juga memilah, karena itu juga (isoter) peruntukannya untuk warga menengah ke bawah,” jelasnya.
Sebagai informasi saat ini Pemprov DKI Jakarta menyediakan secara gratis beberapa lokasi isoter yang diperuntukkan untuk masyarakat yang membutuhkan tempat isolasi.
Adapun 6 lokasi isoter tersebut yakni, Cik’s Mansion Menteng, Graha Wisata Ragunan Jakarta Selatan, Graha Wisata Taman Mini Jakarta Timur, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan, Jakarta Selatan, Masjid Raya Kyai Haji Hasyim Asy’ari, Jakarta Barat, dan Wisma Adhyaksa Puri Loka, Jakarta Timur.
