Kesaksian Korban Tanah Longsor di Kampung Babakan Cianjur: Ada Suara Gemuruh
ยทwaktu baca 2 menit

Rumah warga di kampung Babakan Cingkeuk, Dusun Cibitung Muara, Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur, Jabar, terkena longsoran tanah dari tebing setinggi 70 meter. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (4/6).
Akibat bencana ini, lima rumah warga rata dengan tanah dan 15 rumah warga lainnya mengalami rusak ringan. Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Akan tetapi, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Korban bernama Mamah (65) mengatakan bencana itu bermula dari suara gemuruh yang cukup kencang. Suara itu muncul setelah kawasan tersebut diguyur hujan deras sejak Kamis (3/6) sore.
"Suara gemuruh mulai terdengar sekitar pukul 01.00 WIB dan sebagian warga langsung ke luar rumah untuk memberitahukan warga lainnya agar bersiap untuk mencari tempat yang lebih aman," kata Mamah, kepada wartawan, Jumat (4/6).
Suara tersebut kembali muncul setelah warga melakukan evakuasi. Selain suara, material longsor dari tebing tersebut mulai menerjang area perumahan warga.
"Warga langsung bergegas mencari lokasi yang lebih aman, bahkan sebagian besar warga tak sempat membawa barang untuk perbekalan di pengungsian," imbuhnya.
Bahkan, Mamah sempat terjebak dengan material longsoran tanah. Ia kemudian ditolong oleh suaminya. Sementara itu, hewan ternak miliknya dan warga tertimbun longsoran tanah.
"Warga di pengungsian saat ini membutuhkan makanan cepat saji, pakaian, alat mandi dan tempat tidur," imbuhnya.
Camat Cibeber, Ali Akbar, mengatakan bencana longsor terjadi setelah wilayah itu diterjang hujan deras sejak sore hingga dini hari tadi.
Ali mengungkapkan, lima rumah warga rata dengan tanah setelah diterjang longsoran dan sebanyak 12 rumah warga lainnya terancam.
"Terdapat 16 kepala keluarga dengan jumlah 214 jiwa yang diungsikan ke lokasi lebih aman di gedung madrasah yang masih berlokasi di wilayah itu," kata Ali.
