Ketika KPK, Kejagung, DPR, dan Lembaga Lainnya Bersatu Lawan Korupsi

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konpers bersama aparat penegak hukum di KPK (Foto: Aprilandika Pratama/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Konpers bersama aparat penegak hukum di KPK (Foto: Aprilandika Pratama/kumparan)

Para penegak hukum bertemu menjalin silaturahmi untuk menguatkan konsolidasi dalam acara buka puasa yang diselenggarakan KPK.

Dalam acara yang turut dihadiri oleh Ketua KPK Agus Rahardjo, Ketua BPK Moerma Hadi, Jaksa Agung M Prasetyo, Ketua DPR Bambang Soesatyo, hingga Ketua MK Anwar Usman disepakati sebuah komitmen dalam menangani pemberantasan tindakan korupsi bersama aparat penegak hukum.

Jaksa Agung M Prasetyo pun menegaskan bahwa melalui pertemuan tersebut dimaksudkan untuk menjaga koordinasi antara aparat penegak hukum untuk melakukan pemberantasan terhadap tindakan korupsi.

"Tadi disampaikan Pak Ketua KPK bahwa apa yang kita lakukan untuk meningkatkan koordinasi meningkatkan silaturahim untuk mempercair hubungan kerjasama, sehingga diharapkan tadi pesan moralnya acara malam inipun bersihkan hati jaga negeri lawan korupsi," ujar Prasetyo di Gedung KPK, Selasa (22/5).

Koordinasi antar penegak hukum itulah yang dianggap HM Prasetyo sebagai sinyal positif bagi kerjasama penegak hukum namun sebaliknya juga mengirim sinyal ancaman bagi para koruptor.

Konpers bersama aparat penegak hukum di KPK (Foto: Aprilandika Pratama/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Konpers bersama aparat penegak hukum di KPK (Foto: Aprilandika Pratama/kumparan)

"Ini satu bukti bahwa kami satu ya, kami satu, jadi sebuah sinyal bagi para koruptor untuk jangan main-main," imbuh HM Prasetyo.

Senada dengan Jaksa Agung, Ketua DPR Bambang Soesatyo pun menyatakan dukungannya atas upaya pemberantasan KPK. Penyelesaian hak angket KPK serta tetap mempertahankan undang-undang korupsi dipandang pria yang karib disapa Bamsoet itu sebagai langkah dukungan bagi KPK.

"Ya pertama bantuan DPR adalah ketika saya menjabat sebagai Ketua DPR terutama menyelesaikan hak angket pansus KPK yang sudah berhasil dengan baik soft landing. Yang kedua kita mempertahankan agar undang-undang KPK tidak direvisi," ucap Bambang Soesatyo.

Ketua KPK Agus Rahardjo pun menanggapi positif atas dukungan tersebut. Menurutnya jika seluruh penegak hukum telah satu suara, hal itu akan lebih memudahkan KPK dalam upaya memberantas tindakan korupsi nantinya.

"Tujuannya satu memang untuk mempererat silaturahim mudah-mudahan kalo silaturahminya sudah eratkan, kerja itu kemudian lebih mudah untuk bekerjasama bergandengan tangan untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera ya," kata Agus Rahardjo.