Komisi III-Polda Metro Rapat Bahas Andrie Yunus: Ungkap Perkembangan-Kondisi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi Andrie Yunus setelah penyiraman air keras pada Kamis lalu yang ditampilkan oleh pihak kepolisian di Polda Metro Jaya, Senin (16/3). Foto: Ryan Iqbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi Andrie Yunus setelah penyiraman air keras pada Kamis lalu yang ditampilkan oleh pihak kepolisian di Polda Metro Jaya, Senin (16/3). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Komisi III DPR RI menggelar rapat bersama Polda Metro Jaya dan kuasa hukum Andrie Yunus untuk membahas perkembangan kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis Andrie Yunus.

Rapat berlangsung terbuka di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (31/3).

Rapat membahas perkembangan penyelidikan peristiwa yang menimpa Andri termasuk kondisi terkini selama dirawat di RSCM.

Polda Metro diwakili Dirreskrimum Kombes Iman Imanuddin. Sementara kuasa hukum Andrie datang dari perwakilan KontraS. Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman.

“Jadi ini rangkaian apa... rangkaian rapat ya. Ini bukan hanya kali ini saja rapat terkait masalah ini ya, enggak akan selesai. Dan ini bukan yang pertama, kita sudah tiga kali rapat terkait penanganan kasus Andrie Yunus ini. Sudah ada dua kesimpulan, dan lihat situasi, pokoknya akan selalu ya, begitu ada perkembangan, kita gelar rapat seperti ini,” ucap Habiburokhman saat membuka rapat.

Rapat dilanjutkan dengan mendengar paparan dari Iman dan kuasa hukum Andrie.

Suasana rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPR RI bersama Polda Metro Jaya dan kuasa hukum Andrie Yunus terkait kasus penyiraman air keras di DPR, Selasa (31/3/2026). Foto: Abid Raihan/kumparan

Kondisi Andrie Belum Stabil

Ketua Badan Pengurus KontraS, Indria Fernida, dalam paparannya, menjelaskan sedikit soal kondisi terkini Andrie.

“Sudah lebih dari dua minggu, kondisinya masih di high care unit, perawatannya melekat dan intensif untuk mata dan luka bakar. Tidak bisa dijenguk oleh siapa pun kecuali keluarga dan Dimas karena juga kekhawatiran untuk infeksi dan hal yang lainnya,” ucap Indria.

“Tapi ini juga menunjukkan bahwa kondisinya sangat tidak baik-baik saja, meskipun kelihatannya di luar tak ada informasi yang lebih jelas ya. Dan kami masih melihat bahwa situasi ini menjadi perhatian dari negara,” tambahnya.