Komnas HAM Bicara Isu Putri Ikut Tembak Yosua, Apa Katanya?

Penyidikan kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat hingga kini masih berjalan. Namun belakangan muncul beberapa isu, salah satunya mengenai indikasi Putri Candrawathi ikut menembak Yosua.
Hal itu disampaikan Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, saat diundang ke acara Rosi di Kompas TV pada Kamis, 8 September 2022, dengan tema 'Isu Pelecehan Putri Candrawathi, Komnas HAM Bela Ferdy Sambo?'
Taufan pun menanggapi isi wawancaranya tersebut usai penyerahan hasil investigasi dan rekomendasi kasus pembunuhan Brigadir Yosua ke Menko Polhukam, Mahfud MD.
"Saya katakan, wawancara Rosi dengan saya, anda seharusnya memunculkan logical of thinking kenapa saya memunculkan pernyataan seperti itu," ujar Taufan kepada wartawan, Senin (12/9).
Ia meminta media untuk tak mengutip ucapannya begitu saja tanpa memahami logical of thinking.
"Bahwa bagi saya menginginkan penyidik memastikan terutama peristiwa penembakan itu, siapa sesungguhnya yang menembak itu. Dan penyidik sudah bekerja dengan luar biasa untuk memastikan itu," jelasnya.
Dalam wawancara dengan Rosi, Taufan awalnya ditanya mengenai tembakan bertubi-tubi ke tubuh Yosua. Taufan menjawab, dalam rekonstruksi ada dua versi penembakan. Pertama Ferdy Sambo ikut menembak, dan versi kedua Ferdy Sambo hanya menyuruh Bharada E yang menembak Yosua.
"Dia bilang hanya memerintah dan tak menembak. Tapi kami menemukan bukti-bukti dari autopsi maupun autopsi ulang, dan maupun uji balistik, bahwa jenis peluru yang ditembakkan ke Brigadir J bukan satu jenis," ucap Taufan saat itu.
"Karena itu, tidak mungkin dari satu senjata api, tapi pasti lebih dari satu senjata," kata Taufan.
"Bisa jadi lebih dari dua senjata?" tanya Rosi.
"Bisa juga. Makanya saya munculkan juga, misalnya, kemungkinan ada pihak ketiga yang menembak. Tetapi sekali lagi, saya ingin penyidik juga harus mendalami kemungkinan ada pihak ketiga yang melakukan penembakan itu," ucapnya.
"Kuat dugaan iya, tapi saya belum bisa memastikan siapa ya. Pasti salah satu di antara yang ada di situ. Termasuk Ibu Putri dan bisa juga Kuwat," ucap Taufan.
