Korban Tewas Akibat Campak di Samoa Jadi 70 Orang

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak campak. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak campak. Foto: Shutter Stock

Wabah campak yang menyebar di Samoa semakin memakan korban. Hingga Senin (9/12), jumlah korban tewas akibat campak mencapai 70 orang.

Diberitakan AFP, Selasa (10/12), 70 orang yang tewas akibat campak ini terdiri dari 61 anak-anak berusia empat tahun ke bawah.

Hingga Senin pagi, terdapat 112 kasus campak baru dalam kurun waktu hanya 24 jam. Pemerintah Samoa juga telah mengerahkan tim vaksinasi untuk melakukan imunisasi besar-besaran, yang membuat semua pemerintahan di negara pasifik diliburkan selama 2 hari.

Pemerintah Samoa menyebut sudah 90 persen dari 200.000 populasi berusia di bawah 60 tahun telah diimunisasi. Jumlah ini bertambah sekitar 30 persen dibandingkan saat epidemi campak mulai terjadi pada Oktober 2019.

Ilustrasi anak campak. Foto: Shutter Stock

Meski begitu, masih terlalu dini bagi pemerintah menyimpulkan apakah wabah campak ini dapat segera berakhir. Sebab, vaksin yang diberikan masih berproses dalam 10-14 hari setelah diberikan.

Hingga data dikeluarkan, total kasus campak yang mewabah di Samoa mencapai 4.693 kali. Saat ini, 229 orang masih dirawat di rumah sakit, 16 anak di antaranya dalam keadaan krisis.

Kasus campak di Samoa tinggi karena rendahnya tingkat imunisasi. Padahal, di negara-negara Pasifik lainnya, seperti Tonga dan Fiji, wabah campak lebih mudah diatasi karena tingkat imunisasi yang lebih tinggi.

kumparan post embed